nasional

Misteri Wafatnya Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin, Praktisi Hukum Desak Penyelidikan Menyeluruh

Sabtu, 22 November 2025 | 21:55 WIB
Praktisi hukum sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta, Beniharmoni Harefa mendorong penyelidikan kematian Dirut BJB, Yusuf Saadudin. (Tangkapan layar Instagram @citra_zebb)

Ketiadaan klarifikasi dari manajemen Bank BJB dianggap dapat memengaruhi kepercayaan stakeholder dan publik. Sebagai perusahaan yang listing di bursa, transparansi merupakan bagian penting dari tata kelola.

Harefa menilai penyelidikan resmi justru akan memperkuat kepercayaan publik, bukan menimbulkan stigma. Ia menegaskan bahwa investigasi bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan memastikan keterbukaan informasi bagi nasabah dan pemegang saham.

Baca Juga: Status Awas, Aktivitas Gunung Semeru Meningkat: Zona Bahaya Diperluas hingga 20 Km

Profil Singkat Yusuf Saadudin

Yusuf Saadudin, kelahiran Bandung tahun 1973, merupakan profesional dengan latar belakang pendidikan ekonomi serta Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Padjadjaran.

Ia memulai karier panjangnya di Bank BJB dari berbagai posisi strategis, termasuk:

  • Pemimpin Divisi KPR & KKB
  • Kepala Kredit Konsumer
  • Direktur Konsumer & Ritel

Pada Maret 2025, ia ditunjuk sebagai Plt Dirut sebelum akhirnya disahkan sebagai Direktur Utama Definitif melalui RUPS pada April 2025.

Yusuf dikenal sebagai figur yang mendorong digitalisasi perbankan, memperkuat permodalan, dan membangun tata kelola perusahaan yang sehat di Bank BJB.***

Halaman:

Tags

Terkini