Amsori menyebut pendekatan Teddy tidak sekadar membangun citra, melainkan memperkuat legitimasi pemerintah. Hal ini ditegaskan lewat hasil survei Indikator Politik yang menunjukkan tingkat kesadaran publik terhadap dirinya telah melampaui 50 persen.
“Kuncinya bukan pencitraan. Ini soal hadir dengan hati,” kata Amsori.
Ia menambahkan bahwa konsistensi Teddy dalam menemui masyarakat kecil menjadi fondasi hubungan emosional antara negara dan rakyat.
Amsori menyebut Teddy sebagai simbol birokrasi baru: pejabat yang rendah hati, empatik, namun tetap profesional.
“Yang membuat publik menerima Teddy adalah kerendahan hatinya, bukan wibawa yang dibuat-buat,” tegasnya.
Fenomena Politik yang Menarik Menurut Indikator Politik
Sementara itu, Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menganggap popularitas Seskab Teddy sebagai fenomena politik yang patut diperhatikan.
Menurut Burhanuddin, posisi Seskab biasanya tidak memiliki sorotan sebesar menteri koordinator atau menteri teknis yang sering terlibat dalam proyek besar. Namun survei menunjukkan Teddy justru menjadi salah satu figur yang paling dikenal masyarakat.
Hal ini ia sampaikan dalam paparan survei bertajuk “Evaluasi Publik Atas Kinerja Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran”, Sabtu, 8 November 2025.
Burhanuddin menilai tingginya perhatian publik menunjukkan peran penting Teddy sebagai penjaga alur informasi dan administrasi presiden—peran strategis yang membuatnya terekspos pada isu-isu besar pemerintahan.
Baca Juga: Kasus Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Diduga Dirundung, Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan
Kesadaran publik terhadap Teddy bahkan melampaui sejumlah tokoh kunci, seperti:
- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (34,2%)
- Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (44,6%)
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (42,1%)
Selain itu, tingkat kepuasan publik atas kinerjanya mencapai 84,5 persen, salah satu yang tertinggi.
Survei Indikator dilakukan secara tatap muka pada 20–27 Oktober 2025 dengan 1.220 responden dan tingkat kepercayaan 95 persen.***