Upaya Mitigasi: Pengalihan Aliran Sungai di Hulu
Untuk mencegah longsor lanjutan, langkah cepat dilakukan di wilayah hulu.
Dandim 0703 Cilacap, Letkol Inf Andi Aziz, mengatakan timnya bekerja dengan ahli geologi dari UGM untuk meneliti struktur tanah.
“Mereka sudah meninjau lokasi awal longsor dan membuat sodetan agar aliran sungai tidak lagi menuju titik longsor,” katanya.
Pengalihan ini dilakukan agar tekanan air tidak kembali menumpuk di area rawan saat hujan deras.
Warga di Zona Merah Akan Direlokasi
Sekda Cilacap, Sadmoko Danardono, menegaskan bahwa relokasi adalah langkah wajib.
“Dalam satu dua hari ke depan, kami akan mendata secara detail warga yang berada di area berpotensi longsor dan harus dipindahkan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona merah tidak lagi layak dijadikan tempat tinggal.
Pemerintah meminta waktu untuk menginventarisasi jumlah warga yang harus direlokasi secara keseluruhan.
Pengawasan Berlanjut, Warga Diminta Tetap Waspada
Longsor yang terjadi beruntun di Cilacap dan Banjarnegara menunjukkan bahwa pergerakan tanah di Jawa Tengah masih sangat berisiko.
Tim gabungan terus melakukan pemantauan, sementara BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap berada di kawasan aman hingga kondisi benar-benar stabil.
Cuaca buruk dan curah hujan tinggi diperkirakan masih menjadi pemicu utama potensi longsor dalam beberapa hari ke depan.***