Dalam pengecekan di dua SPBU di Surabaya dan Gresik, tim investigasi mengklaim tidak menemukan campuran air dalam sampel Pertalite.
Baca Juga: Syahganda: Kritik Hasan Nasbi ke Purbaya Salah Sasaran, Itu Sindir Prabowo!
Pertamina: Distribusi Sudah Sesuai Prosedur
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima laporan keluhan dari beberapa daerah seperti Gresik, Lamongan, Tuban, dan Surabaya.
Namun, Pertamina menegaskan bahwa seluruh distribusi BBM dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
> "Keamanan pasokan dan mutu BBM adalah prioritas kami," ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga.
Ia menjelaskan bahwa setiap batch Pertalite sudah melalui uji laboratorium sebelum dikirim ke SPBU.
Meski begitu, pihaknya tidak menutup mata dan masih terus melakukan investigasi internal.
Buka Posko Pengaduan
Untuk menangani kasus ini secara terbuka, Pertamina membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa kendaraannya bermasalah setelah mengisi Pertalite.
Langkah ini diambil agar investigasi bisa memperhatikan data dan keluhan langsung dari lapangan—tidak hanya berdasarkan asumsi.
Publik kini menunggu hasil resmi dari Lemigas dan investigasi Pertamina.
Apakah Pertalite benar bermasalah, atau motor brebet karena faktor lain seperti kualitas mesin, tangki kotor, atau air masuk ke saluran bahan bakar?
Isu ini masih terus berkembang dan jadi perhatian nasional.***