nasional

WWF-Indonesia dan KLH Dorong Kolaborasi Multipihak Atasi Krisis Plastik, Iklim, dan Keanekaragaman Hayati

Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:47 WIB
WWF-Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup menggelar diskusi multi-pihak yang bertajuk Plastic, Climate, and Biodiversity Forum.

TITIKTEMU.CO - WWF-Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyelenggarakan forum diskusi multipihak bertajuk Plastic, Climate, and Biodiversity Forum sebagai langkah nyata memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan lingkungan global.

Acara ini berlangsung di Jakarta pada Selasa (28 Oktober 2025) dan dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq, yang juga memberikan sambutan dan arahan pembuka.

Forum ini menandai kolaborasi strategis antara WWF-Indonesia, KLH/BPLH, dan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dalam mendorong pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.

Turut hadir CEO WWF-Indonesia, Aditya Bayunanda, yang mendampingi Menteri Lingkungan Hidup selama acara berlangsung.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegas Tolak Lanjutkan Skema Burden Sharing: Jaga Independensi BI dan Disiplin Fiskal Negara

Kolaborasi Diperkuat Lewat Penandatanganan MoU

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara KLH/BPLH dan WWF-Indonesia, yang bertujuan memperkuat kerja sama dalam pengembangan kebijakan dan program lingkungan berkelanjutan.

Selain itu, WWF-Indonesia juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKJ guna mempercepat implementasi prinsip-prinsip pelestarian lingkungan di tingkat daerah.

Bahas Isu Triple Planetary Crisis

Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli, di antaranya Agus Rusly (Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH), Adib Awaludin (Kepala Seksi Pengurangan Sampah DLH DKI Jakarta), Dewi Lestari Yani Rizki (CCO WWF-Indonesia), dan Andreas Røise Myrhvold (WWF Norway, Program No Plastic In Nature).

Para narasumber menyoroti keterkaitan erat antara krisis polusi plastik, perubahan iklim, dan penurunan keanekaragaman hayati, atau yang dikenal sebagai Triple Planetary Crisis.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tuai Sorotan: Gaya Ceplas-Ceplos Dinilai Bikin Pemerintah Makin Dipercaya Rakyat

Forum ini bertujuan membangun kerja sama multipihak untuk mengatasi ketiga tantangan tersebut melalui pendekatan terpadu dan kolaboratif, bukan dengan solusi yang berjalan sendiri-sendiri.

Dr. Hanif Faisol: Krisis Lingkungan Butuh Solusi Terpadu

Halaman:

Tags

Terkini