nasional

Bara Panas Proyek Whoosh: Mahfud MD Tantang KPK Usut Dugaan Mark Up Tanpa Menunggu Laporan!

Minggu, 19 Oktober 2025 | 14:05 WIB
Mahfud MD respons soal KPK yang memintanya melapor secara resmi soal dugaan mark up anggaran Whoosh. (Instagram/mohmahfudmd)

TITIKTEMU.CO - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh kembali jadi sorotan nasional.

Bukan soal kecepatannya atau tarif tiketnya, melainkan dugaan mark up anggaran yang kini mencuat ke permukaan.

Tudingan ini disuarakan langsung oleh Mahfud MD dan langsung memicu respons dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Perseteruan wacana pun terjadi. Mahfud meminta dugaan penyimpangan anggaran Whoosh diusut tuntas, sementara KPK berharap kritik tersebut dilengkapi laporan resmi berikut data pendukung.

Drama dua institusi publik ini pun jadi perhatian karena melibatkan proyek infrastruktur bernilai triliunan rupiah yang dibiayai utang.

Baca Juga: Pertamina Segera Umumkan Kerja Sama Impor BBM dengan SPBU Swasta, Keputusan Diumumkan Malam Ini

Mahfud MD Minta KPK Bergerak, Jangan Menunggu Laporan

Mahfud MD, yang dikenal vokal dalam isu korupsi, menilai KPK terlalu pasif menanggapi isu dugaan penggelembungan anggaran proyek Whoosh.

Menurutnya, lembaga antirasuah itu tidak harus menunggu laporan masyarakat jika sudah ada indikasi kuat penyimpangan.

“Saya sudah bilang, ini ada indikasi mark up seperti yang disampaikan Anthony Budiawan. Kalau memang ada dugaan begitu, ya langsung diselidiki saja. Tidak usah menunggu laporan segala,” tegas Mahfud saat diwawancarai di Jakarta pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Baca Juga: Bitcoin Goyah Lagi: Ketika Emas Naik Daun, Aset Kripto Serasa “Musim Dingin” Finansial

Ia menilai sistem hukum Indonesia memberi wewenang KPK untuk melakukan penyelidikan tanpa perlu ada laporan resmi terlebih dulu.

“Kalau sudah terang benderang, masa masih nunggu formulir?” sindirnya.

KPK: Silakan Lapor, Lengkapi dengan Data

Halaman:

Tags

Terkini