Insiden dugaan kekerasan ini menambah daftar panjang kontroversi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebelumnya, ribuan siswa di berbagai daerah dilaporkan mengalami keracunan usai menyantap makanan dari program ini.
Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan adanya kontaminasi bakteri akibat dapur yang tidak higienis serta penggunaan bahan pangan yang tidak segar.
Situasi ini memunculkan kritik luas terhadap kesiapan infrastruktur dan standar keamanan pangan program MBG. Kini, selain persoalan teknis penyajian makanan, muncul pula sorotan terhadap keselamatan kerja jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan.***