nasional

Kantin Sekolah Disulap Jadi Dapur MBG: Usulan DPR untuk Atasi Kasus Keracunan Massal

Selasa, 30 September 2025 | 12:04 WIB
Ketua Banggar DPR, Said Abdullah usul rehabilitasi kantin jadi dapur MBG. (instagram/mh_said_abdullah)

TITIKTEMU.CO - Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto perlu dievaluasi menyeluruh.

Kasus keracunan massal ribuan siswa dinilai sebagai alarm penting agar pelaksanaan program ini lebih aman, higienis, dan tepat sasaran.

Baca Juga: Guru Bukan Lagi ‘Tumbal’: Pemerintah Siapkan Insentif untuk Penanggung Jawab Makan Bergizi Gratis

Kantin Sekolah Diusulkan Jadi Dapur MBG

Said mengusulkan konsep baru: kantin sekolah direhabilitasi untuk dialihfungsikan sebagai dapur MBG.

Dengan begitu, dapur hanya memasak untuk siswa di sekolah tersebut, bukan ribuan porsi lintas wilayah.

Menurutnya, beban yang terlalu berat—seperti penyediaan 3.000 porsi per hari—membuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kewalahan.

Jika dialihkan ke dapur sekolah, pengawasan higienitas dan sanitasi akan lebih terjamin.

“Kalau kantin diperbaiki, dicek sanitasinya, lalu cakupannya hanya untuk sekolah itu, hasilnya akan lebih baik,” jelas Said.

Baca Juga: Momen Kocak Prabowo Tegur Dedi Mulyadi di Acara Resmi: ‘Kalau Brengsek Saya Usut Kau

Kasus Keracunan Massal Jadi Titik Balik

Tragedi keracunan yang menimpa sekitar 5.620 siswa di berbagai daerah menunjukkan adanya kelemahan serius.

Pemeriksaan menemukan bahwa sejumlah makanan MBG terkontaminasi bakteri akibat pengolahan yang kurang higienis dan bahan pangan yang tidak segar.

Said menekankan perlunya evaluasi menyeluruh, mulai dari anggaran, mekanisme distribusi, tenaga ahli gizi, hingga fasilitas penyimpanan bahan makanan.

Halaman:

Tags

Terkini