Reformasi Aparat Kepolisian
Selain isu korupsi, mahasiswa juga menuntut aparat lebih profesional dan tidak menekan gerakan mahasiswa. BEM SI mendesak agar mahasiswa yang ditangkap saat aksi segera dibebaskan.
“Bebaskan kawan-kawan kami, stop kriminalisasi gerakan mahasiswa dan rakyat,” tegas mereka.
Janji 19 Juta Lapangan Kerja
Mahasiswa juga menyinggung janji Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. yang pernah berkomitmen membuka 19 juta lapangan kerja baru. BEM SI menuntut agar janji itu benar-benar diwujudkan.
“Tuntut 19 juta lapangan pekerjaan dari Wapres, janji bukan sekedar kata, tapi harus dibuktikan,” ujar perwakilan aksi.
Baca Juga: Perjalanan Nadiem Makarim, dari Jaket Hijau hingga Jaket Orange
Kesejahteraan Guru dan Dosen
Isu pendidikan turut menjadi perhatian. BEM SI menilai guru dan dosen masih jauh dari kata sejahtera. Padahal, tenaga pendidik adalah ujung tombak kemajuan bangsa.
“Sejahterakan guru dan dosen! Pendidikan maju lahir dari tenaga pendidik yang sejahtera, bukan yang dibiarkan menderita,” tambah Ego.
Aksi Damai dengan Lilin
Menariknya, aksi kali ini tidak hanya berisi orasi dan tuntutan. Mereka juga menggelar aksi menyalakan lilin di depan Gedung DPR RI sebagai simbol harapan dan doa untuk perubahan di Indonesia.
Aksi berlangsung damai tanpa adanya tindakan anarkis. Setelah menyampaikan aspirasi dan menggelar doa bersama, massa aksi perlahan membubarkan diri dengan tertib.***