Selain itu, faktor usia, kesehatan, dan harapan hidup juga berpengaruh besar terhadap besarnya premi.
Semakin muda dan sehat, biasanya premi yang dikenakan lebih ringan.
“Asuransi jiwa adalah pondasi penting dalam rencana finansial. Sangat berisiko bagi pencari nafkah utama keluarga untuk hidup tanpa perlindungan,” tulis laporan tersebut.
Baca Juga: Polemik Pajak DPR: Dibayar Negara, Masuk Kas Negara—Bebas Pajak atau Hanya Salah Paham?
Fleksibilitas dan Tambahan Manfaat
Bagi yang menginginkan proteksi singkat dengan premi hemat, asuransi berjangka bisa menjadi pilihan.
Namun, jika ingin kepastian manfaat seumur hidup plus tabungan nilai tunai, asuransi seumur hidup lebih pas.
Banyak perusahaan juga menawarkan rider atau manfaat tambahan, seperti perlindungan penyakit kritis, kecelakaan, hingga perlindungan keluarga.
Rider ini memang menambah biaya, tetapi bisa memperluas perlindungan.
Kunci Ada pada Tujuan Finansial
Pada akhirnya, pilihan ada di tangan Anda. Mau perlindungan singkat dan ringan, atau keamanan finansial seumur hidup dengan tambahan nilai tunai?
Yang terpenting, pastikan polis yang dipilih benar-benar sesuai dengan tujuan dan kebutuhan keluarga, sehingga setiap rupiah premi yang dibayarkan menjadi investasi untuk ketenangan hati.***