nasional

Jadi Putri Duyung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut 

Senin, 18 Agustus 2025 | 10:45 WIB
Jadi Putri Duyung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut. (Instagram/s_tjo)

Baca Juga: Pidato Kenegaraan Pertama, Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi BUMN dan Pajak Berkeadilan

Tampil Bak Putri Duyung

Selain aksi pengibaran bendera di bawah laut, penampilan Sherly juga berhasil mencuri perhatian. Dia mengenakan kostum menyerupai putri duyung yang didominasi warna merah dan putih.

Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai, bergerak mengikuti aliran air, menambah kesan anggun. Dia melengkapi penampilannya dengan belt berhias ornamen bintang, semakin mempertegas nuansa nasionalisme.

Banyak warganet yang memuji keberanian Sherly Tjoanda. Mereka menilai langkah ini bukan hanya simbolis, tetapi juga cara baru memperkenalkan keindahan laut Indonesia kepada dunia.

Baca Juga: Prabowo Tampil dengan Jas Abu-Abu di Sidang Tahunan MPR, Baju Adat Disiapkan untuk 17 Agustus 

Laut Sebagai Identitas Maluku Utara

Pilihan lokasi pengibaran bendera di bawah laut juga punya makna tersendiri. Maluku Utara dikenal sebagai daerah maritim dengan kekayaan laut yang melimpah.

Dengan mengibarkan bendera di bawah laut, Sherly ingin menunjukkan bahwa laut bukan hanya sumber daya, tetapi juga bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Maluku.

Langkah ini sekaligus menjadi promosi wisata bahari Maluku Utara. Keindahan bawah laut di sekitar Gunung Gamalama tentu dapat menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: Pidato 17 Agustus yang Bikin Merinding, dari Semangat Proklamasi hingga Pesan Anti Narkoba

Apresiasi Masyarakat

Unggahan video Sherly langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak komentar yang mengapresiasi keberanian dan ide kreatif sang gubernur.

Warganet menilai aksi tersebut bisa membangkitkan semangat cinta tanah air. Beberapa netizen menulis aksi Sherly juga bisa menjadi inspirasi daerah lain untuk merayakan kemerdekaan dengan cara khas sesuai potensi lokal.

Misalnya, pengibaran bendera di puncak gunung, di tengah hutan, atau di lokasi-lokasi bersejarah lain yang merepresentasikan nasionalisme, dan kekayaan Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini