3. Disiplin adalah Wujud Ibadah
Menjaga kedisiplinan dari awal hingga akhir tugas adalah bagian penting dari ibadah. “Semangat jangan hanya di awal. Teruslah istiqamah, tetap semangat dalam kondisi apa pun,” pesan Menag.
4. Harmoni Batin, Hindari Konflik
Selain kekompakan fisik, harmoni batin juga harus dijaga. Menag mengajak para petugas untuk saling mendukung dan bijak dalam menyikapi kritik.
“Kalau ada kritik dari jemaah, tanggapi dengan lapang dada. Jangan biarkan kritik berubah jadi dendam,” katanya bijak.
Baca Juga: BRI Kembali Dipercaya Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jemaah Haji 2025
Titipan Doa dan Harapan dari Menag
Menag juga mengutarakan doanya agar semua petugas diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi tantangan selama musim haji.
“Saya panjatkan doa panjang untuk kalian semua. Kalau kalian sukses, kita semua sukses,” ujarnya.
Keseimbangan antara Ibadah dan Tugas
Di akhir pesannya, Menag mengingatkan pentingnya menyeimbangkan antara ibadah pribadi dan tanggung jawab melayani.
“Jangan sampai karena sibuk ibadah pribadi, pelayanan jemaah terabaikan. Kita adalah hamba Allah sekaligus pelayan umat,” tutupnya.***