TITIKTEMU.CO, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M akhirnya menemukan jenazah jemaah haji Indonesia, dari tiga orang jemaah yang hilang. Setelah diidenditifikasi, dapat dipastikan bahwa itu adalah jenazah jemaah haji Indonesia yang selama ini dicari.
"Niron bin Sunar, hari in, 11 Juli 2023, jemaah tersebut telah ditemukan dan dikebumikan,” terang Kepala Bidang Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi Harun Al-Rasyid di Makkah, Selasa (11/7).
Baca Juga: Presiden Cek Kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk Piala Dunia U-17
Almarhum Niron terpisah dari rombongannya pada saat melempar Jumrah Ula, 29 Juni 2023. Niron berasal dari Probolinggo, Jawa Timur dan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 65 Embarkasi Surabaya (SUB 65). Dia terpisah dari rombongan saat melintasi terowongan yang mengarah ke jamarat.
Sejak kali pertama mendapat laporan dari pihak keluarga, PPIH Arab Saudi terus melakukan proses pencarian. Harun Al-Rasyid menceritakan bahwa setelah sekian lama berusaha mencari di berbagai tempat, hari ini, dia bersama timnya berbagi tugas untuk kembali melakukan pencarian di tiga tempat, yaitu: kantor polisi yang membawahi wilayah Mina, ruang penyimpanan jenazah Mu’aisihim, dan RS An-Noor, Makkah.
Baca Juga: INFO HAJI : Delay 15 Jam, Jemaah Harus Memperoleh Haknya dari Maskapai
Tim ini memulai pencarian sejak pukul 09.00 Waktu Arab Saudi. Mereka berangkat dari Daker Makkah dengan tujuan pertama kantor kepolisian di Mina.
“Ketika kami berada di Surthah (kepolisian) Mina, berkoordinasi dengan pihak yang bertanggung jawab ada di sana dan melihat daftar riwayat jenazah haji Indonesia, ketiga nama yang dicari belum kami temukan,” cerita Harun.
Baca Juga: Wimbledon 2023: Dua petenis putra masa depan bertemu di perempat final. Alcaraz sedikit diunggulkan
Baca Juga: Wimbledon 2023: Chris Eubanks petenis non unggulan berebut tiket empat besar melawan Daniil Medvedev
Dalam proses pencarian di kepolisian Mina itu, Harun mendapat kiriman pesan yang menginformasikan bahwa ada jenazah dengan ciri-ciri seperti orang yang sedang dicari itu dan itu berada di RS An-Noor. “Kami dengan tim bergerak ke sana. Pukul 10.15 WAS, kami ke sana, berkoordinasi dengan pihak Mashariq yang ada di RS An Noor, lalu menuju qismul mutawafiyat atau bagian jenazah. Di situ kami menemukan informasi yang mengarah kepada salah seorang dari tiga jenazah yang kita cari,” paparnya.
Setelah melakukan pengecekan, Harun dan tim kemudian berkoordinasi dengan ketua kloter dan istri almarhum. Petugas PPIH bersama keluarga almarhum dan maktab, lalu menuju ke ruang jenazah. “Di situ, istri dari almarhum Niron telah melihat ciri-ciri khusus yang melekat pada diri jenazah. Beliau memastikan bahwa itu adalah jenazah suaminya,” jelas Harun.
Baca Juga: Sinopsis Film Rogue, Tentara Bayaran Multinasional Melawan Teroris Juga Singa Ganas
Tahap selanjutnya, Harusn dan Tim berkoordinasi dengan pihak maktab untuk melakukan pengecekan lebih akurat. Beberapa data dicocokkan, termasuk terkait paspor, visa, termasuk sidik jari. Setelah ada kepastian, tim bermusyawarah dengan pihak keluarga agar jenazah bisa diurus serta segera disalatkan dan dikebumikan.
“Setelah bernegosiasi, jenazah bisa langsung dimandikan di mighsalah (tempat pemandian jenazah). Tanpa kita sangka, pihak maktab beserta pengurus yang ada di Arab Saudi merespon keinginan kita dan keluarga membawa jenazah tersebut ke Masjidil Haram,” ucap Harun.
Artikel Selanjutnya
INFO HAJI 2023 : Seminggu Ke Depan Madinah Akan Mencapai Puncaknya Panas, Jangan Memaksakan Arbain
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Sumber: Kemenag
Artikel Terkait
INFO HAJI 2023 : Seminggu Ke Depan Madinah Akan Mencapai Puncaknya Panas, Jangan Memaksakan Arbain
INFO HAJI 2023 : Jemaah Tulungagung Pertama Berangkat Ke Madinah
Bubur Ayam dan Kursi Roda Sambut Jemaah Haji Lansia di Madinah
INFO HAJI 2023 : Sebanyak 42.605 Jemaah Telah Tiba di Tanah Air
INFO HAJI : Delay 15 Jam, Jemaah Harus Memperoleh Haknya dari Maskapai