TITIKTEMU.CO, BALI - Sebuah rumah sakit berskala internasional sedang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur. Rumah sakit tersebut diharapkan selesai akhir tahun ini dan dapat beroperasi penuh awal tahun 2024.
Menteri BUMN, Erick Thohir melakukan tinjauan ke "Kawasan Ekonomi Khusus” untuk melihat progress perkembangan KEK Sanur menjelang Soft Opening kawasan tersebut.
Baca Juga: Antraks di Gunungkidul, 87 Warga Terpapar dan Satu Orang Meninggal Dunia
Dalam kunjungan tersebut, Menteri BUMN didampingi Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Dony Oskaria, Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour Christine Hutabarat, Direktur utama PT Pertamina Bina Medika IHC.
Dalam kunjungan tersebut Erick Thohir melihat secara langsung progress pembangunan rumah sakit berskala internasional di kawasan tersebut. Pembangunan rumah sakit diharapkan selesai pada akhir 2023 dan beroperasi penuh pada awal tahun 2024.
Baca Juga: Libas Timor Leste, Garuda Pertiwi Cetak Skor 7-0. Puncaki Klasemen Sementara Piala AFF U-19 Wanita
Berdiri di atas lahan seluas 5,0 Ha (dengan luas bangunan sekitar 60.000 M2 di empat lantai) yang dikelilingi oleh landscape tanaman tropis, pengembangan Bali International Hospital (BIH) merencanakan 250 tempat tidur rawat inap, dengan 6 pusat unggulan kelas dunia, terutama di sektor Cardiology, Oncology, Neurology, untuk manajemen penyakit kritis.
Selain itu, Gastro-Hepato (Gastroenterology), Orthopaedic serta Medical Check Up akan menjadi spesialisasi medis yang sepenuhnya terintegrasi ke dalam rumah sakit ini.
Baca Juga: Kebun Raya Bukan Hanya Di Bogor, Salah Satunya Di Bali
Baca Juga: Pulau Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Terpopuler Kedua di Dunia 2023, Mengungguli London dan Paris
Selain Rumah Sakit, dalam kesempatan tersebut Menteri BUMN juga melihat progress revitalisasi Grand Inna Bali Beach Hotel.
Dalam blue print revitalisasi hotel yang berada di dalam kawasan KEK Sanur dilengkapi dengan Convention Center, Ethnobotanical Garden, central UMKM, tinjauan juga dilakukan pada area utilitas kawasan meliputi Ground Water Tank, Waste Water Treatment Plant, Power House.
Baca Juga: INFO HAJI 2023 : 2024, Kuota Haji Indonesia 221.000 Jemaah
Baca Juga: 5 Negara dengan Kuota Haji Terbanyak Tahun 2023 , Indonesia Nomor Berapa ?
Menteri BUMN mengapresiasi terhadap perkembangan KEK Sanur dan mengakui potensi yang signifikan bagi BUMN untuk berkontribusi pada kemajuan perekonomian Indonesia.
Artikel Terkait
10 Tempat Wisata Bali di Kab Badung. Hati-hati. Jaga Barang Anda di Tujuan Wisata Nomor 8, Sering Direbut...
5 Villa Murah Di Bali yang sangat recomended. Wow Harganya kurang dari sejuta
Menakjubkan, 10 Cafe Instagrammable Di Bali 2022
8 Recommended Tempat Makanan Halal Di Bali, Patut Dicoba !
Kebun Raya Bukan Hanya Di Bogor, Salah Satunya Di Bali
Apa Jadinya Seni Budaya Jogja Dikemas Bareng Dengan Bali ?