Menurut Zain, percepatan inpassing tidak hanya memberikan peluang pengembangan karier bagi ASN, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki manajemen sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
"Akselerasi inpassing ini sangat erat kaitannya dengan keadilan penyetaraan kepangkatan serta peningkatan kesejahteraan ASN," kata Zain.
Ia menilai program tersebut merupakan bentuk pelayanan publik sekaligus implementasi manajemen karier ASN yang sehat.
Dengan adanya penyetaraan melalui inpassing, PNS yang memenuhi persyaratan mendapatkan peluang untuk menempati Jabatan Fungsional Pengawas JPH sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Viral! Aksi Jambret Rampas HP dari Mobil di Lampu Merah Kelapa Gading Terekam CCTV
Produk Halal Punya Nilai Ekonomi Global
Selain aspek karier ASN, Zain juga menyoroti besarnya potensi ekonomi produk yang telah mendapatkan jaminan halal.
Menurutnya, sertifikasi halal kini tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat muslim. Jaminan tersebut juga semakin berkaitan dengan aspek kualitas, kebersihan, dan keamanan produk.
"Produk bersertifikat halal kini tidak hanya dicari oleh masyarakat muslim karena jaminan kebersihan dan kebaikannya, sekaligus menjadi syarat penting untuk meningkatkan kualitas barang ekspor," pungkasnya.
Baca Juga: Viral! Kebakaran Besar di Tumbang Nusa Kalteng, Langit Merah Seperti Lautan Api
Pembukaan inpassing Pengawas JPH tersebut diharapkan dapat memperkuat sumber daya manusia yang bertugas mengawal ekosistem jaminan produk halal di Indonesia.
Bagi PNS yang memenuhi kualifikasi, pendaftaran pada 1-15 September 2026 menjadi kesempatan untuk mengikuti proses pengangkatan ke dalam Jabatan Fungsional Pengawas JPH.***
Artikel Terkait
Viral! Kebakaran Besar di Tumbang Nusa Kalteng, Langit Merah Seperti Lautan Api
Heboh! Palang Pintu Dekoro Pekalongan Tak Diturunkan saat Kereta Lewat, Petugas Diduga Tidur
Viral! Aksi Jambret Rampas HP dari Mobil di Lampu Merah Kelapa Gading Terekam CCTV
KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031, Dipilih Lewat Musyawarah 9 Kiai AHWA
KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU, AHWA Minta Rangkul Seluruh Potensi NU