Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Raih 472 Suara dalam Muktamar ke-35 NU

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 31 Agustus 2026 | 08:49 WIB
KH Abdul Hakim Mahfudz atau akrab disapa Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031 dengan 472 suara. Berikut ulasannya. (Dok. Unusida)
KH Abdul Hakim Mahfudz atau akrab disapa Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031 dengan 472 suara. Berikut ulasannya. (Dok. Unusida)

Selanjutnya terdapat KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, KH Said Aqil Siradj, dan KH Abun Bunyamin.

Sebelum proses penetapan, terdapat lima kandidat yang memperoleh dukungan suara terbanyak dan masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU.

Gus Kikin berada di posisi teratas dengan 472 suara. Ia disusul KH Zulfa Mustofa atau Kiai Zulfa dengan 262 suara, KH Abdussalam Sochib atau Gus Salam dengan 261 suara, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dengan 258 suara, serta KH Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin yang memperoleh 155 suara.

Baca Juga: Panji Petualang Temukan Karhutla di Berau Kaltim, Api Dekat Tiang Listrik hingga Air Warga Menipis

Profil Gus Kikin

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin lahir pada 17 Agustus 1958. Ia dikenal sebagai bagian dari keluarga besar pendiri Nahdlatul Ulama karena merupakan cicit Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari.

Selain aktif dalam organisasi NU, Gus Kikin juga dikenal sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Ia melanjutkan kepemimpinan pesantren tersebut setelah wafatnya KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah pada 2020.

Di lingkungan struktural NU, Gus Kikin sebelumnya dipercaya menjadi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur untuk periode 2024-2029.

Baca Juga: Uang Rp1,28 Miliar Milik Vilmei Diduga Digelapkan, 3 Tersangka Ditahan Polisi

Jelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin juga telah memperoleh mandat pencalonan sebagai Ketua Umum PBNU dari PWNU Jawa Timur pada Juli 2026.

Dalam pencalonannya, Gus Kikin membawa sejumlah gagasan yang menjadi fokus utama. Di antaranya adalah menguatkan kembali Qanun Asasi NU sebagai pedoman dasar organisasi, memperkuat adab dan sanad keilmuan, serta mendorong pengembangan potensi ekonomi warga Nahdlatul Ulama.

Dengan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031, kepemimpinan organisasi NU memasuki babak baru dengan sejumlah agenda strategis yang akan dihadapi selama masa khidmah mendatang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X