“Ada paksaan untuk mengaku. Pas ditarik, langsung ditarik aja keluar dari gang. Terus disamperin sama teman-temannya, dipukulin saya,” tuturnya.
Fatur mengaku telah berusaha menjelaskan bahwa dirinya merupakan warga yang tinggal di kawasan tersebut. Namun, penjelasan itu disebut tidak dipercaya oleh kelompok massa yang membawanya.
“Saya sudah ngaku, sudah ngomong ‘Saya warga sini’, tapi nggak percaya, yaudah saya dibawa keluar,” katanya.
Mengaku Dipukul di Bagian Dada hingga Kepala
Selain mengaku dipaksa memberikan pengakuan, Fatur juga menyebut dirinya mengalami pemukulan.
Ia mengatakan sejumlah bagian tubuhnya terkena pukulan, mulai dari dada, punggung hingga kepala.
“Ada (pemukulan), di bagian dada, punggung, terus kepala. Pakai tangan kosong sama alat kayak penggaris gitu,” ungkap Fatur.
Pengakuan tersebut disampaikan Fatur ketika menceritakan kronologi yang dialaminya saat kericuhan berlangsung di kawasan Pejompongan.
Baca Juga: Gempa Rusak Perpustakaan Nagekeo, Anak-Anak Titip Harapan kepada Prabowo untuk Bangun Kembali
Polisi Sebut Fatur Diamankan karena Diduga Melempar Batu
Sementara itu, Polda Metro Jaya memberikan penjelasan berbeda terkait keberadaan Fatur saat kericuhan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan Fatur diamankan lantaran diduga melakukan pelemparan batu ketika aksi kerusuhan berlangsung.
“Memang diamankan di Subdit Kamneg yang bersangkutan pada saat melaksanakan aksi melakukan pelemparan. Ini juga sudah dalam proses pendalaman. Nanti didalami pihak penyidik,” ujar Budi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara lebih jelas peristiwa yang melibatkan Fatur dalam kericuhan tersebut.
Baca Juga: Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Targetkan Indonesia Mandiri Energi dan Setop Impor LPG
Artikel Terkait
Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Targetkan Indonesia Mandiri Energi dan Setop Impor LPG
Prabowo Tegaskan Penanganan Karhutla Dipercepat, Puluhan Helikopter hingga Ribuan Personel Dikerahkan
Gempa Rusak Perpustakaan Nagekeo, Anak-Anak Titip Harapan kepada Prabowo untuk Bangun Kembali
Sapa Warga Nagekeo, Prabowo Tegaskan Pemerintah Terus Hadir Bantu Korban Bencana Flores
SMKN 1 Takengon Minta Maaf Usai Siswa Viral Merokok dan Main Domino Saat Jam Sekolah