Jika jarak pandang berada di bawah batas yang diperbolehkan, maskapai dapat memperoleh peringatan sehingga keputusan penerbangan bisa disesuaikan dengan situasi terkini.
Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas
Asap karhutla memang tidak selalu terlihat dramatis dari daratan. Namun, dampaknya terhadap transportasi udara bisa cukup serius ketika konsentrasi asap membuat jarak pandang merosot.
Karena itu, pemantauan masih dilakukan terhadap kondisi di Palembang, Jambi, Pontianak, serta wilayah lain yang berpotensi terdampak.
Gangguan penerbangan seperti RTB atau divert memang bisa membuat perjalanan lebih lama dan jadwal berantakan. Tetapi dalam situasi seperti ini, perubahan rute bukan sekadar soal kenyamanan penumpang.
Keputusan tersebut berkaitan langsung dengan kelayakan operasional dan keselamatan penerbangan. Selama asap karhutla masih mengganggu jarak pandang, kondisi udara di sekitar bandara akan terus menjadi salah satu penentu apakah sebuah pesawat bisa mendarat sesuai rencana atau harus mencari alternatif.***
Artikel Terkait
Download FF Kipas Tornado Apk V19.9: Module Config Booster Anti Lag 2026
Shizuku Apk untuk Apa? Link Download dan Fungsi di Android 14 & 15
Gus Kikin Calon Ketum PBNU, Putra Siapa dan Apa Hubungannya dengan Gus Dur?
ATR/BPN Selaraskan 4 Simpul, Balik Nama Sertipikat Ditargetkan 10 Hari
Anak Sopir Truk Ini Lulus dari ITB dengan IPK 3,98, Lalu Terbang ke Korea Selatan
Rekening Botok Sempat Ditahan, Efeknya Bisa Menjalar ke Bank Lain? Ini yang Dikhawatirkan
Aktivasi IKD Tangsel Baru 7 Persen, Apa yang Bikin Warga Masih Enggan Pindah ke Identitas Digital?