Kabut Asap Tebal Kembali Selimuti Banjarbaru Kalsel, Warga Keluhkan Jarak Pandang Hanya 10 Meter

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:29 WIB
Kondisi Banjarbaru, Kalsel yang dikepung kabut asap pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026. (Threads/aar_arafat - ohlisspam)
Kondisi Banjarbaru, Kalsel yang dikepung kabut asap pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026. (Threads/aar_arafat - ohlisspam)

Tidak hanya persoalan jarak pandang, warga Banjarbaru juga mulai mengeluhkan dampak kabut asap terhadap kenyamanan dan kesehatan.

Akun Threads @ohlisspam mengungkapkan kondisi di kawasan Trikora, Banjarbaru. Ia menyebut asap semakin pekat sehingga pandangan menjadi terbatas.

Penggunaan masker pun dinilai belum sepenuhnya menghilangkan gangguan akibat asap. Warga tersebut mengaku masih mencium bau asap dan merasakan perih pada bagian mata.

Keluhan lain datang dari warga yang khawatir terhadap kondisi anaknya. Salah satu pengguna Threads mengaku anaknya telah mengalami batuk selama beberapa minggu dan belum kunjung sembuh.

Kondisi tersebut membuatnya bingung mencari tempat untuk mengungsi karena kabut asap disebut telah menyelimuti sejumlah wilayah.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Korporasi Terlibat Karhutla Bisa Dicabut Izinnya: Saya Tidak Main-Main

“Anakku setahun gak sembuh-sembuh batuknya sudah beberapa minggu. Mau ngungsi juga kemana, semua daerah hampir sama kondisinya,” tulis akun @hilmiahmiaa.

Kemenhut Catat 180 Hotspot di Kalimantan Selatan

Di tengah kembali pekatnya kabut asap, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat adanya ratusan titik panas atau hotspot di Kalimantan Selatan.

Berdasarkan pemantauan pada 24 Agustus 2026, terdapat 180 hotspot dengan tingkat kepercayaan High-Medium di wilayah tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 15 hotspot atau sekitar 8,33 persen berada di dalam area Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Sementara itu, 165 hotspot lainnya atau sekitar 91,67 persen berada di luar area PBPH.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan 306 Sumur Bor Dibangun di Sekitar Hotspot Riau, Jangan Tunggu Kebakaran

Pemerintah bersama berbagai unsur terkait dan relawan masih melakukan upaya penanganan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat juga terus diimbau untuk berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik kebakaran baru, terutama di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X