Insentif Kendaraan Listrik Diperpanjang, Tapi Ada “Misi Besar” di Baliknya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 28 Juli 2026 | 08:50 WIB
Ilustrasi Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Nol Persen (Instagram @boldriders)
Ilustrasi Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Nol Persen (Instagram @boldriders)

 

TITIKTEMU.CO-Indonesia tampaknya belum mau menginjak rem untuk kendaraan listrik. Pemerintah justru melanjutkan insentif kendaraan listrik, tetapi kali ini ada agenda yang membuat kebijakan tersebut lebih menarik: insentif akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut pada Senin (27/7/2026) di Jakarta. Menurutnya, skema insentif kendaraan listrik ke depan akan dikaitkan dengan proyek kendaraan nasional yang tengah disiapkan pemerintah.

Jadi, ceritanya bukan sekadar membuat kendaraan listrik lebih murah. Ada ambisi yang lebih besar: mendorong produk otomotif buatan dalam negeri agar tidak selamanya menjadi pemain figuran di pasar sendiri.

Baca Juga: Kematian Sutrimo Masih Misterius, Polisi Bongkar Petunjuk dari Klinik Kebayoran Baru

Insentif Kendaraan Listrik dan Proyek Motor Nasional

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkap bahwa Indonesia segera memiliki motor listrik nasional. Kendaraan tersebut disebut akan diproduksi di dalam negeri dan rencananya diluncurkan dalam waktu dekat.

Prabowo menyampaikan rencana itu dalam acara Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur, pada 17 Juli 2026. Ia bahkan berharap motor listrik nasional nantinya dapat digunakan masyarakat, termasuk petani untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Pemerintah tampaknya ingin kendaraan listrik tidak berhenti sebagai barang yang identik dengan kalangan perkotaan. Jika produksinya bisa berkembang dan harganya semakin masuk akal, kendaraan listrik nasional berpotensi menyasar kelompok pengguna yang jauh lebih luas.

Baca Juga: Tom Holland Sampai Bingung: Ternyata Adegan Gila di The Odyssey Bukan CGI!

Bukan Cuma Motor, Mobil Nasional Juga Disiapkan

Ambisi pemerintah ternyata tidak berhenti di roda dua. Prabowo juga menyebut Indonesia akan memiliki mobil nasional yang dibuat oleh anak bangsa.

Ia mencontohkan kendaraan taktis Maung sebagai salah satu produk buatan dalam negeri yang telah digunakan TNI dan menjadi simbol keberanian pemerintah memilih produk lokal.

Prabowo mengakui ada dilema ketika kendaraan buatan Indonesia pada awal pengembangan memiliki harga lebih mahal dibandingkan produk impor. Namun, menurutnya, terus memilih kendaraan asing hanya karena lebih murah akan membuat industri nasional sulit berkembang.

Logikanya sederhana: kalau setiap kali ada produk lokal kita selalu memilih impor, kapan industri dalam negeri mendapat kesempatan naik kelas?

Baca Juga: Gubernur BI Mendadak Mundur, Rupiah Bisa Ikut Deg-degan? Ini Sosok Penggantinya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Rekomendasi

Terkini

X