Tragedi Kos Benhil: Lantai 4 Dikelilingi Kerangkeng, Kisah Dua ART yang Nekat Melompat

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 28 April 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi Tragedi kos Benhil (Tangkapan layar instagram @officialinewstv)
Ilustrasi Tragedi kos Benhil (Tangkapan layar instagram @officialinewstv)

TITIKTEMU.CO - Sebuah peristiwa tragis mengguncang kawasan Bendungan Hilir ketika dua asisten rumah tangga (ART) dilaporkan melompat dari lantai empat sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai tempat kos, memunculkan berbagai pertanyaan tentang kondisi tempat tinggal dan situasi yang mereka alami sebelum kejadian tersebut.

Insiden yang terjadi pada malam hari itu langsung mengundang perhatian warga sekitar karena dua perempuan, masing-masing berinisial D berusia 18 tahun dan R berusia 30 tahun, ditemukan tergeletak di tanah setelah terjun dari ketinggian.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan memanggil bantuan medis agar keduanya dapat segera mendapatkan penanganan.

Kejadian ini menjadi semakin menyita perhatian setelah warga mengetahui kondisi akses menuju lantai empat bangunan tersebut.

Menurut keterangan seorang warga yang ikut menyaksikan situasi di lokasi, tangga menuju lantai paling atas tidak bisa diakses dengan bebas karena bagian tersebut dikelilingi kerangkeng besi dan pintunya dikunci menggunakan beberapa gembok.

Baca Juga: 54 Persen Orang Tua Mulai Potty Training di Usia 2 Tahun. Kamu Belum? Tenang, Ini Faktanya

Struktur bangunan kos itu sebenarnya terlihat normal di lantai satu hingga lantai tiga yang dipenuhi kamar-kamar penghuni.

Namun ketika seseorang mencoba naik ke lantai empat, situasinya berubah drastis.

Tangga menuju lantai tersebut berada di balik pagar besi besar yang tampak seperti kerangkeng, lengkap dengan pintu yang terkunci rapat.

Bahkan disebutkan terdapat empat gembok yang mengunci akses itu dari bagian atas hingga bawah.

Beberapa warga bersama penjaga kos sempat mencoba membuka akses tersebut ketika kejadian berlangsung.

Mereka berharap bisa mencapai lantai empat untuk mencari pemilik kos yang dikabarkan berada di sana.

Namun usaha tersebut tidak berhasil karena pintu kerangkeng terlalu kuat dan tidak ada kunci yang tersedia untuk membukanya.

Warga bahkan sempat mempertimbangkan menggunakan alat seperti linggis untuk membuka gembok, tetapi rencana itu dibatalkan karena situasi sudah ditangani oleh pihak berwenang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X