Fakta Terungkap! Tanker LPG Tujuan Indonesia yang Lolos Selat Hormuz Ternyata Bukan Milik Pertamina

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 22 April 2026 | 20:35 WIB
Ilustrasi Tanker LPG menuju RI berhasil melintas Hormuz bukan milik pertamina (Desain AI)
Ilustrasi Tanker LPG menuju RI berhasil melintas Hormuz bukan milik pertamina (Desain AI)

Khusus untuk kapal yang menuju Indonesia, diketahui menggunakan bendera Panama dengan nama Crave.

Kapal ini mengangkut LPG dari Uni Emirat Arab dan berhasil melintasi jalur strategis tersebut sebelum akhirnya situasi kembali memanas.

Baca Juga: Zayn Malik vs Louis Tomlinson Memanas? Dari Rencana Reuni hingga Isu Adu Jotos yang Mengejutkan Fans

Lalu Lintas Energi Global Tetap Berjalan

Selain tanker LPG tujuan Indonesia, sejumlah kapal lain juga tercatat melintas membawa muatan dalam jumlah besFan

Di antaranya kapal Navig8 Macallister yang mengangkut sekitar 500 ribu barel nafta menuju Korea Selatan, serta kapal raksasa Fpmc C Lord yang membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah dari Arab Saudi ke Taiwan.

Tak hanya itu, kapal berbendera India juga mengangkut ratusan ribu barel minyak mentah ke Sri Lanka, sementara kapal lain membawa pupuk hingga produk turunan minyak ke berbagai negara.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kondisi geopolitik memanas, jalur distribusi energi global tetap berusaha berjalan.

Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama.

Setelah sempat dibuka, Selat Hormuz kembali ditutup oleh Iran akibat meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Penutupan ini kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia, termasuk bagi negara-negara importir seperti Indonesia.

Baca Juga: 4 Reuni Aktor dan Aktris Korea yang Paling Dinantikan Fans: Dari IU hingga Song Kang Siap Bikin Baper Lagi

Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Meski kapal yang melintas bukan milik Pertamina, fakta bahwa ada tanker LPG tujuan Indonesia yang berhasil menembus Selat Hormuz tetap menjadi sinyal penting.

Ini menunjukkan bahwa pasokan energi masih memiliki jalur alternatif, meski dengan risiko tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: PT Pertamina International Shipping

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X