Sebelum Lebaran Tiba: Panduan Lengkap Niat Zakat Fitrah dan Cara Menunaikannya dengan Benar

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 12 Maret 2026 | 19:05 WIB
Foto ilustrasi panduan niat zakat fitrah lengkap (Desain AI)
Foto ilustrasi panduan niat zakat fitrah lengkap (Desain AI)

Siapa yang Wajib Membayar Zakat Fitrah

Dalam ajaran Islam, kewajiban membayar zakat fitrah berlaku bagi setiap Muslim yang memenuhi beberapa syarat utama yaitu masih hidup ketika Ramadan berakhir, berstatus merdeka, serta memiliki kecukupan makanan untuk dirinya dan orang-orang yang menjadi tanggungannya.

Karena itu, seseorang tidak hanya berkewajiban menunaikan zakat untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk anggota keluarga yang berada di bawah tanggungannya seperti pasangan dan anak-anak.

Bahkan dalam beberapa kondisi, seseorang juga dapat membayarkan zakat untuk orang tua atau pihak lain sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial.

Baca Juga: Jangan Cuma Begadang! Ini 10 Amalan Cerdas di 10 Malam Terakhir Ramadhan untuk Memburu Lailatul Qadar

Besaran Zakat Fitrah yang Harus Dikeluarkan

Zakat fitrah umumnya diberikan dalam bentuk makanan pokok yang menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat seperti beras dengan ukuran sekitar 2,5 kilogram atau setara dengan 3,5 liter untuk setiap jiwa.

Namun dalam praktiknya, zakat fitrah juga dapat dibayarkan dalam bentuk uang dengan nilai yang setara dengan harga makanan pokok tersebut.

Sebagai gambaran, Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2026 sebesar Rp50 ribu per jiwa, meskipun nominal tersebut dapat berbeda tergantung kondisi harga pangan di masing-masing daerah.

Dengan demikian, jika seseorang menanggung beberapa anggota keluarga, maka nilai zakat yang harus dibayarkan tinggal dikalikan dengan jumlah orang yang menjadi tanggungannya.

Waktu Terbaik Menunaikan Zakat Fitrah

Dalam syariat Islam, terdapat beberapa waktu yang berkaitan dengan hukum pembayaran zakat fitrah, mulai dari waktu yang mubah hingga waktu yang dianjurkan.

Zakat fitrah sebenarnya dapat dibayarkan sejak awal Ramadan hingga menjelang hari raya Idul Fitri.

Namun waktu yang paling dianjurkan adalah pada penghujung bulan Ramadan karena pada saat itulah zakat fitrah berfungsi menyucikan diri dari berbagai kesalahan atau perbuatan sia-sia yang mungkin terjadi selama menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, waktu yang paling utama untuk menunaikan zakat fitrah adalah setelah salat Subuh hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X