Tim ditempatkan di sejumlah titik penting seperti Bandara Jeddah dan Bandara Madinah. Mereka bertugas membantu koordinasi dengan maskapai, memantau jadwal penerbangan
Termasuk memastikan kebutuhan dasar jemaah tetap terpenuhi selama menunggu kepulangan. Selain itu, petugas juga memastikan para jemaah yang tertunda mendapatkan konsumsi yang cukup.
Visa Jemaah Juga Diperpanjang
Pemerintah juga mengambil langkah untuk melindungi jemaah dari potensi masalah keimigrasian. Bagi jemaah yang masa berlaku visanya hampir habis, pemerintah membantu proses perpanjangan.
Langkah ini dinilai penting karena keterlambatan kepulangan bukan disebabkan kesalahan jemaah, melainkan kondisi penerbangan internasional yang terganggu akibat situasi keamanan kawasan.
Sejauh ini, pemerintah mencatat sebagian jemaah yang sebelumnya tertahan sudah berhasil dipulangkan ke Indonesia.
“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga 9 Maret 2026 sudah ada 20.581 jemaah umrah yang berhasil dipulangkan,” jelas Gus Irfan.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Investor Disarankan Diversifikasi Aset Safe Haven
Calon Jemaah Diimbau Tunda Keberangkatan
Di tengah kondisi yang masih belum stabil, pemerintah juga mengimbau calon jemaah umrah yang belum berangkat untuk mempertimbangkan menunda perjalanan sementara waktu.
Imbauan ditujukan kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar tidak memaksakan keberangkatan jika situasi penerbangan belum sepenuhnya normal.
“Kami mengimbau PPIU dan calon jemaah yang belum berangkat untuk sementara menunda perjalanan hingga kondisi kawasan kembali kondusif,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.***
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah, 35 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai Bali Dibatalkan
Peta Konflik Timur Tengah Memanas, Ini Dampak Perang AS–Israel vs Iran di Negara Teluk
Update Perang AS–Israel vs Iran: Lebih dari 1.300 Orang Tewas di Teheran, Dunia Soroti Konflik yang Memanas
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Sosok Kontroversial yang Dibenci AS
Hari ke-10 Perang Iran vs AS-Israel: Serangan Meluas, Pemimpin Baru Iran Muncul, Harga Minyak Dunia Melonjak
Prioritaskan Perlindungan Warga, Kemlu Berhasil Evakuasi 32 WNI dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia