TITIKTEMU.CO - Arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur penyeberangan laut dipastikan dalam kondisi siap operasi. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menurunkan total 81 kapal untuk melayani lintasan Merak–Bakauheni dan sejumlah pelabuhan penunjang selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan, terutama saat puncak arus mudik dan arus balik. Pelaksana Tugas Kepala KSOP Kelas I Banten, Hermanta, menyatakan seluruh kapal telah menjalani inspeksi kelaikan laut guna memastikan standar keselamatan terpenuhi.
Menurutnya, puluhan armada itu disebar di empat pelabuhan utama untuk memaksimalkan layanan penyeberangan. Kesiapan ini menjadi bagian dari strategi pengamanan dan kelancaran mudik Lebaran 2026 di salah satu jalur tersibuk nasional, yakni penghubung Pulau Jawa dan Sumatera.
Baca Juga: Tarif Ekspor Indonesia ke AS Kini 15 Persen, Airlangga: Ikuti Kebijakan Global Terbaru
Adapun distribusi kapal yang disiapkan meliputi:
- 52 kapal di Pelabuhan Merak
- 13 kapal di Pelabuhan Ciwandan
- 14 kapal di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Bojonegara
- 2 kapal di Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera
Penambahan armada di sejumlah titik tersebut diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan, khususnya pada periode puncak keberangkatan dan kepulangan pemudik. Selain itu, KSOP juga memperkuat koordinasi dengan operator kapal dan instansi terkait agar jadwal pelayaran berjalan tertib, aman, dan lancar.
Dengan kesiapan 81 kapal ini, masyarakat yang menyeberang dari wilayah Cilegon menuju Sumatera diharapkan dapat menikmati perjalanan mudik Lebaran 2026 yang lebih nyaman dan terkendali.***
Artikel Terkait
Rizky Billar dan Lesti Kejora Sambut Kelahiran Anak Ketiga, Putri Kedua Lahir 23 Februari 2026
Teh Hijau vs Air Lemon: Mana Lebih Sehat untuk Metabolisme dan Daya Tahan Tubuh?
Harga Pangan Ramadhan 2026 Stabil, Bapanas Pastikan Daging hingga Cabai Sesuai HET
Pemerintah Susun UU Ketenagakerjaan Baru, Airlangga Sebut Akan Akomodasi Kesepakatan Dagang RI–AS
Tarif Ekspor Indonesia ke AS Kini 15 Persen, Airlangga: Ikuti Kebijakan Global Terbaru