TITIKTEMU.CO - Suasana akademik yang seharusnya dipenuhi ketegangan ilmiah berubah menjadi kepanikan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN) Suska Riau.
Seorang mahasiswi berinisial FAP menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh R, mahasiswa di kampus yang sama, Kamis pagi, 26 Februari 2026.
Tepat ketika korban sedang menunggu giliran seminar proposal (sempro) di lantai dua salah satu gedung Fakultas Hukum Syariah.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu sontak menggegerkan civitas akademika karena pelaku diduga membawa senjata tajam berupa kapak atau parang dan langsung menghampiri korban sebelum melancarkan serangan yang membuat FAP terluka di bagian kepala dan lengan hingga tergeletak bersimbah darah di depan ruang sidang.
Baca Juga: Mudik Tanpa Tiket, Tanpa Biaya: BULOG Buka 750 Kursi Gratis untuk Pulang Kampung 2026
Sebuah pemandangan yang tak pernah terbayangkan akan terjadi di ruang pendidikan.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengungkapkan bahwa aksi tersebut bukan spontanitas semata, melainkan telah direncanakan sebelumnya karena pelaku disebut sudah memiliki niat untuk melakukan penganiayaan dengan membawa beberapa bilah senjata tajam ke lokasi kejadian.
Sehingga unsur kesengajaan menjadi fokus utama dalam proses penyidikan yang kini tengah berjalan.
Baca Juga: Ujian Skripsi Berubah Mencekam: Kisah Farradila, Serangan Kampak, dan Luka yang Mengguncang UIN Susk
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa antara korban dan pelaku sudah saling mengenal sebelum insiden terjadi, dan dugaan awal motif pembacokan mengarah pada persoalan asmara karena pelaku disebut ingin menjalin hubungan yang lebih dekat dengan korban.
Namun diduga menyimpan rasa sakit hati atau dendam yang kemudian memicu tindakan kekerasan tersebut.
Setelah kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan R dan membawanya ke Polsek Binawidya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Galaxy S26 Resmi Mendarat: AI Makin Tak Terlihat, Tapi Ngebut Maksimal
Sementara korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum dirujuk ke RSUD Arifin Achmad guna menjalani perawatan lanjutan, dan berdasarkan keterangan resmi, kondisi FAP saat ini dilaporkan stabil.
Artikel Terkait
Recharge Iman di Tengah Ramadan: Cara Simpel Bikin Puasa Lebih Nendang dan Penuh Makna
THR Turun, Jangan Langsung Habis: Strategi Cerdas Kelola dari Zakat, Belanja, sampai Investasi
Arya Iwantoro, LPDP, dan Jejak Global yang Jadi Sorotan: Prestasi, Janji, dan Kontroversi
Galaxy S26 Resmi Mendarat: AI Makin Tak Terlihat, Tapi Ngebut Maksimal
Ujian Skripsi Berubah Mencekam: Kisah Farradila, Serangan Kampak, dan Luka yang Mengguncang UIN Susk
Mudik Tanpa Tiket, Tanpa Biaya: BULOG Buka 750 Kursi Gratis untuk Pulang Kampung 2026
Cashback hingga Rp1 Juta Trade In Samsung Galaxy S26 Series, Berlaku Selama Masa Pre Order, Begini Caranya
Jangan Tunggu Takbir Bergema: Kapan Waktu Terbaik Siapkan Zakat Fitrah? Ini Panduan Lengkapnya
Ramadhan belum Setengah Jalan, Pahala Jangan Ikut Kendor: Ini Cara Ngebut Ibadah di Paruh Waktu
Harga Samsung Galaxy S26 Ultra, S26 Plus, dan S26 Resmi di Indonesia, Cek Rincian Lengkapnya