Total korban dalam kecelakaan TransJakarta di Cipulir ini mencapai 24 orang.
Seluruh korban merupakan penumpang dari bus yang dikemudikan AS, karena bus yang dikemudikan Y dilaporkan tidak membawa penumpang saat kejadian.
Para korban langsung dievakuasi ke dua rumah sakit berbeda, yakni RS Sari Asih Ciledug dan RS Bakti Mulya Slipi.
Dari 24 korban luka, dua orang dilaporkan mengalami patah tulang dan menjalani perawatan intensif di RS Sari Asih Ciledug.
Meski begitu, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Kalender Maret 2026 Resmi: Jadwal WFA, Libur Nyepi, dan Idul Fitri Berurutan
Proses evakuasi kedua bus yang terlibat kecelakaan juga sempat berlangsung beberapa waktu untuk memastikan jalur kembali steril dan operasional TransJakarta dapat berjalan normal.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Dugaan sementara mengarah pada faktor kondisi pengemudi, namun investigasi menyeluruh tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian lain, baik dari sisi teknis kendaraan maupun prosedur operasional.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi publik adalah prioritas utama.
Jalur khusus sekalipun tidak sepenuhnya bebas risiko.
Evaluasi menyeluruh terhadap standar kesehatan pengemudi dan sistem pengawasan diharapkan dapat mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Drama Korea dengan Aura Gelap ala The Art of Sarah, Wajib Masuk Watchlist!
99 Prosen Produk AS Masuk RI Tanpa Tarif, Ancaman untuk UMKM atau Peluang Emas?
Seskab Teddy: RI Sudah Sedia Payung sebelum MA AS Batalkan Tarif Trump
Kalender Maret 2026 Resmi: Jadwal WFA, Libur Nyepi, dan Idul Fitri Berurutan
Anti Loyo di Bulan Suci: Cara Cerdas Agar Tubuh Tetap Fit dan Fokus Saat Puasa Ramadhan
Sahur Anti Drama: Menu Simpel Pekan Pertama Puasa 2026 yang Bikin Kenyang Lebih Lama
Ketika Pasar Kripto Tersandung: Bitcoin, Ethereum, dan Kawan-Kawan Kompak Terpeleset
Bripda DP Meninggal Dunia, Keluarga Duga Ada Penganiayaan di Lingkungan Polda Sulsel
Kisah Wahyudin Sukses Mengubah Wajah Kalongliud, Sarjana Akuntansi ini Ubah Lahan Tidur Jadi Pertanian Produktif
Rupiah Menguat ke Rp 16.802 per Dolar AS, Isu Tarif Global dan Sinyal The Fed Bayangi Pasar