Pendaki Gunung Ijen Sempat Hilang, Remaja 16 Tahun Ditemukan Selamat di Tebing Kawah

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 20 Februari 2026 | 22:05 WIB
Menyoroti insiden pendaki Gunung Ijen, Banyuwangi yang sempat dilaporkan hilang kini ditemukan dalam kondisi selamat. (Instagram.com/@kawahijenbanyuwangi)
Menyoroti insiden pendaki Gunung Ijen, Banyuwangi yang sempat dilaporkan hilang kini ditemukan dalam kondisi selamat. (Instagram.com/@kawahijenbanyuwangi)

TITIKTEMU.CO – Publik media sosial ramai membahas insiden pendaki remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Kawah Ijen, Banyuwangi. Pendaki berinisial MD (16), warga Desa Tamansari, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada hari kedua pencarian, Kamis (19/2/2026).

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram @kawahijenbanyuwangi pada Jumat (20/2/2026). Dalam keterangan itu disebutkan Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban sekitar pukul 16.16 WIB.

Korban ditemukan dalam posisi terjebak di area tebing, berjarak kurang lebih 890 meter dari titik terakhir ia dilaporkan hilang (Last Known Position/LKP).

Baca Juga: Mulai 2026, WhatsApp Setop Dukungan HP Android Lama dan iPhone Jadul Ini Daftarnya

Ditemukan Lemas Akibat Dingin dan Kurang Asupan

Berdasarkan laporan di lapangan, MD ditemukan dalam kondisi lemah akibat suhu dingin serta minimnya asupan makanan dan minuman. Mengingat medan yang curam dan berisiko, tim penyelamat melakukan teknik vertical rescue sebelum mengevakuasi korban menuju Pos Paltuding.

Pada hari kedua operasi, pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Regu pertama menyisir jalur pendakian sejauh 3,6 kilometer dari Pos Paltuding hingga puncak. Sementara regu kedua melakukan penyisiran metode open grid di area seluas sekitar 1 kilometer persegi di sekitar LKP.

Meski cuaca berkabut dan sempat diguyur hujan ringan, proses pencarian turut dibantu drone thermal untuk mendeteksi panas tubuh korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI-Polri, BPBD, relawan hingga masyarakat setempat.

Baca Juga: Resmi! Asus Hentikan Bisnis Smartphone Mulai 2026, Fokus ke PC dan AI?

Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi para pendaki agar selalu mematuhi prosedur keselamatan, tidak berjalan sendiri, serta memperhatikan kondisi cuaca.

Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Licin, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 18.00 WIB di hari yang sama.

Rekan Korban Diduga Tidak Melapor

Sebelumnya diketahui, MD mendaki bersama empat rekannya. Namun saat korban dinyatakan hilang di sekitar pertigaan jalur kawah dan sunrise point, keempat temannya diduga turun dan kembali ke rumah tanpa melapor kepada petugas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X