Rahasia Jasad Abu Thalhah Tetap Utuh: Kisah Puasa, Jihad, dan Cinta Tamu yang Menggetarkan Hati

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 20 Februari 2026 | 17:34 WIB
Ilustrasi Kisah Abu Thalhah, sahabat Nabi yang rajin puasa (Desain AI )
Ilustrasi Kisah Abu Thalhah, sahabat Nabi yang rajin puasa (Desain AI )

Ketekunannya dalam berpuasa menjadi bagian dari disiplin spiritual yang membentuk karakternya: sabar, tangguh, dan tidak mencintai dunia secara berlebihan.

Puasa menjadikannya pribadi yang kuat secara ruhani, sekaligus rendah hati dalam kehidupan sosial.

Tak heran jika banyak riwayat menyebutkan bahwa keberkahan hidupnya tak lepas dari amalan ini.

Ia tidak menjadikan usia sebagai alasan untuk berhenti beribadah, justru semakin senja umurnya, semakin kuat tekadnya untuk mendekat kepada Allah.

Baca Juga: Syair Menggetarkan Rabiah Al Adawiyah, Cinta yang Tidak Takut Neraka, Tidak Mengharap Surga

Jihad di Usia Senja: Semangat yang Tak Pernah Pudar

Semangat Abu Thalhah tidak surut meski usia telah renta. Ketika pasukan kaum muslimin bersiap berperang di lautan pada masa Khalifah Utsman bin Affan, ia tetap ingin turut serta.

Anak-anaknya sempat menahan, mengingat ayah mereka telah berjuang sejak masa Rasulullah, Abu Bakar, hingga Umar bin Khattab.

Namun jawabannya tegas, merujuk pada QS At-Taubah ayat 41: berangkatlah dalam keadaan ringan maupun berat, dan berjihadlah dengan harta serta jiwa di jalan Allah.

Baginya, panggilan perjuangan tidak mengenal kata pensiun.

Ia pun berangkat bersama pasukan. Di tengah perjalanan laut itulah takdir menjemputnya.

Abu Thalhah wafat jauh dari keluarga, di tengah ombak dan cakrawala luas.

Baca Juga: Jangan Asal Baca! Ini Doa Buka Puasa Ramadan yang Shahih, Mustajab, dan Penuh Keutamaan

Jasad yang Tetap Utuh: Pesan Diam dari Sebuah Ketakwaan

Pasukan muslimin berusaha mencari daratan untuk memakamkannya, tetapi selama tujuh hari mereka tak menemukan pulau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X