Prabowo Bertolak ke Washington DC, Siap Teken Kesepakatan Tarif Dagang RI-AS dengan Donald Trump

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 17 Februari 2026 | 05:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat akan bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026.  (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto saat akan bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

TITIKTEMU.CO - Presiden RI Prabowo Subianto bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat, pada Senin, 16 Februari 2026, untuk menjalani kunjungan kerja resmi. Kepala Negara berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Dalam lawatan tersebut, Presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Agenda Pertemuan dengan Donald Trump

Selama berada di Amerika Serikat, Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Pertemuan tersebut akan membahas penguatan hubungan Indonesia–Amerika Serikat sekaligus memperluas kerja sama strategis, khususnya di sektor ekonomi dan perdagangan.

Baca Juga: Detik-Detik Angkot Nyaris Tertabrak KRL Cikarang Line di Tambora Jakbar, Video Viral di Medsos

Salah satu agenda penting adalah pembahasan sejumlah perundingan dagang yang berujung pada penandatanganan kesepakatan tarif timbal balik atau agreement on reciprocal trade (ART).

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Presiden Prabowo guna memperkuat rantai pasok, meningkatkan produktivitas industri nasional, serta membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas bagi Indonesia.

Rapat Persiapan di Hambalang

Sebelum keberangkatan, Presiden Prabowo mengumpulkan jajaran menteri bidang ekonomi di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Minggu sore, 15 Februari 2026.

Pertemuan tersebut diungkapkan Seskab Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet. Dalam pertemuan itu hadir sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Baca Juga: Viral Siswa MTs di Bogor Soraki Mobil Makan Bergizi Gratis karena Datang Terlambat

Penandatanganan ART dan Penurunan Tarif Ekspor

Sebelumnya, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dan Presiden Donald Trump dijadwalkan menandatangani kesepakatan ART bertepatan dengan kunjungan Prabowo ke AS untuk menghadiri pertemuan Board of Peace yang direncanakan pada 19 Februari 2026.

Meski belum merinci detail kesepakatan, Airlangga mengungkapkan bahwa tarif ekspor produk Indonesia ke Amerika Serikat telah mengalami penurunan, dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen. Pemerintah meminta masyarakat bersabar hingga seluruh proses negosiasi dan finalisasi perjanjian rampung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X