Hilang 23 Hari, Pendaki di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal  

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Februari 2026 | 18:54 WIB
Hilang 23 Hari, Pendaki di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal. (Intstagram)
Hilang 23 Hari, Pendaki di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal. (Intstagram)

TITIKTEMU.CO - Misteri hilangnya pendaki muda, Yazid Ahmad Firdaus (26), di Bukit Mongkrang, Karanganyar, Jawa Tengah, akhirnya terungkap.

Setelah dinyatakan hilang selama 23 hari, Yazid ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Bukit Mitis pada Selasa, 10 Februari 2026.

Penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian panjang yang melibatkan tim SAR, relawan, dan masyarakat setempat.

Peristiwa pendaki hilang di Bukit Mongkrang ini sempat menjadi perhatian publik, terutama komunitas pendaki dan warga sekitar Gunung Lawu.

Lokasi penemuan yang berada di jalur sulit dijangkau menambah kompleksitas pencarian dan menyisakan banyak pertanyaan tentang kronologi kejadian.

Baca Juga: 17 Hari Hilang,Syafiq Pendaki 18 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Bibir Kawah Slamet

Ditemukan di Bukit Mitis

Jenazah Yazid ditemukan relawan dari Komunitas Wanadri Bandung di kawasan Bukit Mitis, yang terletak di sebelah barat jalur utama pendakian Bukit Mongkrang.

Area tersebut dikenal memiliki medan terjal, vegetasi rapat, serta jalur yang jarang dilalui pendaki umum. Lokasi penemuan tepatnya berada di jalur Tapak Nogo menuju Bukit Mitis.

Lokasi ini bukan merupakan jalur pendakian utama. Kondisi geografis membuat proses pencarian menjadi sangat sulit, bahkan bagi tim yang sudah berpengalaman.

Setelah menerima laporan penemuan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar langsung berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan proses evakuasi.

Tim gabungan segera menuju lokasi untuk memastikan identitas korban dan mengevakuasi jenazah dari area yang cukup ekstrem tersebut.

Penemuan ini sekaligus memastikan bahwa Yazid Ahmad Firdaus, warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, adalah korban yang selama ini dicari.

Baca Juga: Saat Semeru Menggelegar: Status Awas, Ratusan Warga Dievakuasi dan Pendaki Bertahan di Ranu Kumbolo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X