Menurut mazhab Syafi’i dan Maliki, fidyah dibayarkan sebesar satu mud makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
Mazhab Hanafi menetapkan fidyah sebesar setengah sha’ atau sekitar 1,5 kilogram makanan pokok.
Mazhab Hanafi juga membolehkan fidyah dibayarkan dalam bentuk uang.
Di Indonesia, Baznas menetapkan besaran fidyah sebesar Rp45.000 per hari per jiwa.
Cara Menghitung dan Menunaikan Fidyah
Fidyah dihitung berdasarkan jumlah hari puasa yang tidak dapat ditunaikan.
Fidyah boleh diberikan kepada satu orang fakir miskin atau dibagikan kepada beberapa penerima.
Penyaluran fidyah dianjurkan melalui lembaga terpercaya agar tepat sasaran.
Fidyah sebagai Jalan Ibadah yang Menenangkan
Fidyah memberi ketenangan bagi muslim yang terhalang secara fisik namun tetap ingin taat kepada Allah.
Melalui fidyah, Islam menegaskan bahwa keterbatasan manusia bukan penghalang untuk tetap beribadah dan berbagi.***
Artikel Terkait
Bolehkah Hanya Puasa Asyura Tanpa Tasua? Simak Penjelasan Lengkapnya
Niat dan Doa Buka Puasa Asyura Lengkap dengan Tulisan Arab Latin dan Terjemah, Beserta Waktu Pelaksanaannya
Mulai Hitung Mundur 99 Hari Menuju Ramadhan 2026, Ini Jadwal Puasa Sunnah dan Batas Akhir Puasa Qadha
Jadwal Puasa Rajab 2025: Bacaan Niat dan Keutamaannya
Puasa Rajab 2025 Dimulai Tanggal Berapa? Intip Jadwal Lengkap Puasa Sunnah Rajab 1447 H di Sini
Jadwal Akhir Rajab dan Awal Puasa Syaban 2026, Catat Tanggalnya!
Jadwal Puasa Bulan Syaban 2026: Tanggal, Niat, hingga Amalan
Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Amalan Utama dan Panduan Lengkap Ibadahnya
Jangan Terlewat! Ini Batas Bayar Utang Puasa Sebelum Ramadhan 2026 Lengkap dengan Panduannya
Jangan Panik Dulu: Puasa Qadha di Akhir Syaban Itu Boleh, Tapi Ada Syaratnya