TITIKTEMU.CO - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap suasana menegangkan yang sempat menyelimuti internal Kementerian Keuangan menjelang penutupan tahun anggaran 2025.
Penyebabnya bukan hal sepele: defisit APBN 2025 melonjak hingga Rp 695,1 triliun, setara 2,92% dari PDB—angka yang nyaris menyentuh batas konstitusional 3%.
Buat orang awam, angka ini mungkin terdengar seperti statistik biasa. Tapi bagi pengelola fiskal negara, ini ibarat berjalan di tepi jurang: sedikit saja meleset, dampaknya bisa terasa luas ke stabilitas ekonomi.
Baca Juga: Can This Love Be Translated? Tembus 118 Juta Jam Ditonton, Dunia Ikut Baper Bareng
Defisit Membesar: Penerimaan Tidak Sesuai Harapan, Belanja Tetap Gaspol
Purbaya menjelaskan, kondisi genting ini terjadi karena penerimaan negara tidak mencapai target, sementara belanja negara tetap ekspansif demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Artinya, negara tetap mengeluarkan biaya untuk menjaga program berjalan dan roda ekonomi tetap berputar, namun pemasukan yang diharapkan tidak sepenuhnya masuk sesuai rencana.
Kombinasi inilah yang membuat ruang gerak fiskal semakin sempit.
“Sampai Tengah Malam Tidak Bisa Tidur”: Tegangnya Orang-Orang di Balik Angka
Dalam acara Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (28/1/2026), Purbaya bahkan menceritakan situasi internal yang cukup menggambarkan tekanan besar di penghujung tahun anggaran.
Ia menyebut beberapa pejabat kunci seperti Dirjen Perbendaharaan, Dirjen Anggaran, dan Dirjen Pajak sampai mengalami malam-malam yang sulit karena kekhawatiran defisit menembus angka 3%.
Menurutnya, kondisi itu menjadi alarm bahwa pengelolaan uang negara bukan sekadar soal administrasi, melainkan soal ketepatan keputusan yang menyangkut banyak orang.
Baca Juga: Omzet Triliunan Diselipkan ke Rekening Karyawan: PPATK Temukan Pola Baru di Kasus Pajak Tekstil
Ruang Fiskal Tipis: Salah Hitung Sedikit, Efeknya Bisa Berantai
Artikel Terkait
Emas Ngegas Lagi! Harga Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Naik
Uang Negara Bocor Diam-Diam: BPK Ungkap Kerugian Raksasa di Kasus Tata Kelola Minyak Pertamina
Dari Tuduhan Es Spons ke Tiket Umrah: Rezeki Sudrajat Datang Setelah Viral dan Sabar
Resep Es Gabus 2026: Dari Viral Es Spons ke Jajanan Jadul yang Bisa Jadi Ladang Cuan
Dari Kampus Itera ke Panggung Dunia: Natasya Buktikan Riset Bisa Jadi Suara yang Didengar Global
Anti Gagal! Begini Cara Memenangkan War Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Agar Kebagian Kursi
Omzet Triliunan Diselipkan ke Rekening Karyawan: PPATK Temukan Pola Baru di Kasus Pajak Tekstil
Can This Love Be Translated? Tembus 118 Juta Jam Ditonton, Dunia Ikut Baper Bareng
Gundam Akhirnya Turun ke Dunia Nyata: Film Live Action Resmi Mendarat di Netflix!
Tak Perlu Travel, Ini Panduan Umrah Mandiri, Lengkap dengan Rincian Biaya