“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat video yang sempat beredar luas,” ujar Ikhwan.
Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan warga yang khawatir terhadap dugaan peredaran makanan tidak layak konsumsi.
Baca Juga: Sungai Bekas Banjir di Bener Meriah Disulap Jadi Wisata Dadakan, Warga Ramai Berkunjung
“Niat kami semata-mata untuk mengedukasi dan melindungi masyarakat agar tidak ada konsumen yang dirugikan,” jelasnya.
Meski demikian, Ikhwan mengakui bahwa dirinya terlalu cepat mengambil kesimpulan tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang, termasuk Laboratorium Forensik Polri.
“Atas kekeliruan ini, kami memohon maaf sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Sudrajat yang terdampak langsung,” tegasnya.
Hasil Pemeriksaan: Es Gabus Dipastikan Tidak Berbahaya
Dalam pernyataan terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan bahwa es gabus milik Sudrajat tidak terbukti mengandung zat berbahaya.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-53 PDIP dan Ultah Megawati ke-79, DPC PDIP Banyuwangi Gelar Sedekah Alam
“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya menunjukkan produk tersebut aman dikonsumsi,” ujar Roby pada Minggu (25/1/2026).
Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Keamanan Pangan Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Metro Jaya, dengan mengambil sampel es gabus, es kue, agar-agar, hingga cokelat meses.
Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat pada Sabtu (24/1/2026) yang menduga makanan tersebut dibuat dari bahan berbahaya seperti busa kasur atau spons cuci.***
Artikel Terkait
Rekaman Udara Longsor Cisarua Bandung Barat Viral, Lereng Perbukitan Terbelah dan Tinggalkan Jejak Panjang
Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Resmi Dibuka, Ini Tips Aman Beli Tiket dan Jadwal Lengkapnya
Rayakan HUT ke-53 PDIP dan Ultah Megawati ke-79, DPC PDIP Banyuwangi Gelar Sedekah Alam
Sungai Bekas Banjir di Bener Meriah Disulap Jadi Wisata Dadakan, Warga Ramai Berkunjung
Chiki Fawzi Batal Jadi Petugas Haji 2026, Impian Tiga Tahun Pupus Mendadak
Banjir Bandang dan Longsor Terjang Desa Penakir Pemalang, Warga Ungkap Detik-Detik Mencekam