Gunung Bulusaraung dikenal memiliki kontur curam dengan vegetasi lebat dan cuaca yang kerap berubah cepat. Kondisi geografis ini menjadi salah satu tantangan besar dalam penerbangan di wilayah itu.
Benturan keras dengan lereng gunung menyebabkan badan pesawat ATR 42-500 hancur dan terpecah menjadi beberapa bagian. Serpihan yang ditemukan tersebar di area puncak gunung.
KNKT menyebutkan bahwa temuan ini menjadi petunjuk penting untuk menentukan sudut benturan, kecepatan, serta jalur penerbangan terakhir pesawat sebelum kecelakaan terjadi.
Baca Juga: Tak Lagi Menunggu di Tanah Suci: Kartu Nusuk Kini Pegang dari Rumah
SAR Fokus Mencari dan Evakuasi Korban
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar yang juga sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyatakan prioritas utama saat ini adalah pencarian korban.
Setelah ditemukannya serpihan pesawat, tim SAR gabungan langsung meningkatkan intensitas operasi pencarian.
Sebanyak empat tim SRU darat dan dua tim SRU udara dikerahkan untuk menyisir area Gunung Bulusaraung dari berbagai arah.
“Fokus saat ini adalah pencarian korban. Mudah-mudahan ada korban yang bisa dievakuasi dalam kondisi selamat,” ujar Arif.
Operasi SAR melibatkan sekitar 1.200 personel dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta dukungan udara berupa pesawat Boeing dan helikopter Caracal milik TNI AU dari Lanud Sultan Hasanuddin.
Proses pencarian dan evakuasi di Gunung Bulusaraung tidak berjalan mudah. Medan yang terjal, cuaca berkabut, serta akses terbatas membuat tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati.***
Artikel Terkait
KDM Turun dari Balai, Naik ke Gunung: Ciremai Tak Bisa Dijaga dari Balik Meja
Semeru Bergejolak Lagi: Awan Panas Meluncur 4 Kilometer, Warga Diminta Waspada
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Rokok Ilegal Tak Lagi Sembunyi-sembunyi? Negara Siapkan Pintu Masuk Lewat Cukai Baru
Ketika Sawit Masuk, Gajah Terdesak: Tesso Nilo dan Simpul Kusut Konflik Agraria
BYD Resmikan Sirkuit All-Terrain NEV di Zhengzhou, Hadirkan Pengalaman Berkendara Ekstrem dan Edukasi Teknologi