Kisah Rumah Tertutup Abu Vulkanik
Dalam video itu, Gimah juga menceritakan kondisi rumahnya saat erupsi Semeru pada November 2025. Abu vulkanik dilaporkan menutupi hampir seluruh bagian rumahnya.
“Saya lahir dan besar di sini, pahitnya erupsi sudah saya rasakan,” kata Gimah.
Meski demikian, ia bersyukur karena dirinya dan sang suami berhasil selamat dari peristiwa tersebut.
“Saya dan suami selamat, Alhamdulillah,” ucapnya.
Motor Jadi Penyelamat Saat Evakuasi
Gimah juga mengisahkan peran sepeda motor kesayangannya yang sempat membantunya menyelamatkan diri dari terjangan abu vulkanik. Saat berusaha mengungsi, motor tersebut akhirnya terjebak dan tidak bisa diselamatkan.
“Motor saya tenggelam. Kalau tidak ada motor itu, mungkin saya juga ikut tenggelam,” ungkapnya.
Ia menambahkan, medan yang sulit memaksanya meninggalkan kendaraan tersebut demi keselamatan. Gimah mengaku bersyukur karena berhasil melarikan diri dengan berjalan kaki.
“Soalnya waktu itu, laju abu lebih cepat daripada saya,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Abraham Samad Soroti Laporan Polisi terhadap Pandji Pragiwaksono, Singgung Risiko KUHP Baru
Heboh Sinkhole Raksasa di Limapuluh Kota, Airnya Dipercaya Berkhasiat Meski Berisiko Bahaya
Beasiswa S1 UNHAN 2026 Dibuka, Kuliah Gratis Lengkap Asrama dan Uang Saku untuk Lulusan SMA/Sederajat
BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya di Pasaran, Ini Daftar Lengkapnya
Setahun Program Makan Bergizi Gratis Berjalan, ICW Soroti Pengadaan Seragam dan Alat Makan Ratusan Miliar