Pesannya satu: jangan tambal sulam.
Baca Juga: Mengajar di Negeri Sendiri tapi Digaji di Bawah UMR: Dosen Gugat UU ke Mahkamah Konstitusi
Aksi Simbolik, Dampak Nyata
Aksi dimulai sejak pukul 14.00 WIB.
Mahasiswa mengambil sampah langsung dari wilayah Ciputat, lalu membawanya ke pusat pemerintahan.
Sekitar pukul 17.00 WIB, sampah tiba dan dipajang di depan gerbang Pemkot Tangsel.
Satu jam kemudian, aksi selesai.
Keesokan paginya, Sabtu 27 Desember 2025, tumpukan sampah sudah tak terlihat lagi.
Namun, pesan yang ditinggalkan masih menggantung.
Ancaman Aksi Lanjutan
Iqbal menegaskan, ini belum tentu aksi terakhir.
Jika Pemkot Tangsel tidak memberikan respons nyata, mahasiswa siap kembali turun ke jalan.
Mereka berencana mengajukan audiensi ulang dan membuka kemungkinan aksi simbolik lanjutan di lokasi yang sama.
“Ini bukan soal politik, ini soal kesehatan publik,” kata Iqbal.
Menurutnya, dampak krisis sampah bisa panjang dan merugikan banyak pihak jika terus diabaikan.
Artikel Terkait
Girik, Petok D, dan Letter C Tak Berlaku Mulai 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya
Pintu Karier Perbankan Terbuka Lebar: BCA Cari Talenta Muda Lewat MT Program 2026
11 Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 Penuh Makna, Cocok Dibagikan ke Keluarga dan Rekan Kerja hingga Postingan di Media Sosial
Bekerja Sesuai Passion atau Realita Gaji? Ini Jawaban yang Lebih Jujur
Jakarta Siapkan 8 Titik Panggung Perayaan Tahun Baru 2026, Sudirman–Thamrin Terapkan Car Free Night
Akhir Tahun adalah Waktu Terbaik Negosiasi Gaji, Ini Alasannya
Cari Ide Kado Tahun Baru? Ini 10 Rekomendasi Hadiah Bermakna untuk Orang Terkasih di Momen Pergantian Tahun
10 Rekomendasi Tempat Camping Malam Tahun Baru di Jawa Tengah, Seru dan Penuh Nuansa Alam
HAPPY NEW YEAR! Ini 10 Link Twibbon Selamat Tahun Baru 2026, Praktis dan Siap Percantik Unggahan Media Sosial
Amalan Bulan Rajab: Sedekah Subuh dengan Banyak Keuistimewaan, Begini Caranya Menurut Syekh Ali Jaber