Kisah warga Aceh Tamiang ini menjadi potret nyata betapa bencana bukan sekadar angka statistik.
Di balik data, ada perjuangan hidup, ketakutan, dan harapan yang bertahan di tengah derasnya air dan gelapnya malam.***
Kisah warga Aceh Tamiang ini menjadi potret nyata betapa bencana bukan sekadar angka statistik.
Di balik data, ada perjuangan hidup, ketakutan, dan harapan yang bertahan di tengah derasnya air dan gelapnya malam.***
Sumber: Siaran Pers
Artikel Terkait
Dari Komedi hingga Horor, Ini 10 Film Korea dengan Penonton Terbanyak 2025
Dukungan Bulat Asia-Pasifik, Indonesia Jadi Kandidat Tunggal Presiden Dewan HAM PBB 2026
Hyun Bin Comeback Drama Lewat Made in Korea, Drama Penuh Intrik Era 1970-an
Perkembangan Karakter Portgas D. Ace di One Piece: Dari Anak Gol D. Roger hingga Gugur di Marineford
Kaleidoskop 2025: Tahun Penuh Gejolak, dari Tumbler Tuku hingga Bencana Sumatera
Alfian Nasution dkk Didakwa Korupsi Tata Kelola Minyak, Negara Rugi Rp285,1 Triliun
Kaleidoskop OTT KPK 2025: Peta Korupsi dari Daerah, BUMN, hingga Penegak Hukum
Kaleidoskop Hukum 2025: Tahun Pengampunan Lewat Abolisi, Amnesti, dan Rehabilitasi
Sebulan Pascabanjir Sumatera, Jalan Terputus dan Ribuan Warga Bener Meriah Masih Terisolir
Review Film Avatar: Fire and Ash dengan Konflik Moral yang Lebih Kompleks