Meski tidak bergerak langsung menuju daratan, Bibit Siklon Tropis 93S memicu konvergensi dan konfluensi angin di sejumlah wilayah.
Kondisi ini berpotensi memicu hujan lebat hingga angin kencang, setidaknya hingga Senin malam, 22 Desember 2025.
Wilayah pesisir selatan Banten hingga Jawa Barat menjadi salah satu area yang masuk radar kewaspadaan.
Daerah yang Perlu Waspada Angin KencangDaerah yang Perlu Meningkatkan Kewaspadaan
BMKG memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kondisi cuaca ekstrem akibat pengaruh tidak langsung Bibit Siklon Tropis 93S.
Untuk wilayah daratan, angin kencang berpeluang terjadi di Lampung dan Banten, terutama pada area terbuka dan pesisir.
Sementara itu, masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut diminta lebih berhati-hati karena gelombang tinggi kategori sedang, dengan ketinggian sekitar 1,25 hingga 2,5 meter, berpotensi muncul di beberapa perairan berikut:
- Perairan barat Bengkulu hingga Lampung
- Selat Sunda bagian selatan
- Perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat
- Selat Bali bagian selatan
- Samudra Hindia barat Mentawai hingga Lampung
- Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB
- Kondisi ini dinilai berisiko bagi kapal nelayan, kapal kecil, hingga aktivitas penyeberangan.
- Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Jadi Ancaman Utama
Selain angin kencang, potensi hujan dengan intensitas tinggi juga menjadi perhatian utama.
Pola pertemuan angin yang terbentuk di selatan Jawa berpeluang memicu awan hujan masif, yang dapat berdampak pada banjir lokal, genangan, hingga longsor di wilayah rawan.
BMKG mengingatkan bahwa cuaca ekstrem seperti ini kerap datang secara cepat dan bersifat lokal, sehingga masyarakat diimbau rutin memantau pembaruan prakiraan cuaca resmi.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat dan Pelaku Aktivitas Laut
Menghadapi potensi dampak Bibit Siklon Tropis 93S, BMKG mengimbau masyarakat agar:
- Menghindari aktivitas laut saat kondisi gelombang tinggi
- Mewaspadai pohon tumbang dan bangunan rapuh saat angin kencang
- Menyiapkan langkah antisipasi di daerah rawan banjir dan longsor
- Mengikuti informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG
Nelayan dan operator pelayaran kecil juga disarankan menunda perjalanan apabila kondisi laut dinilai tidak aman.
Cuaca Bisa Berubah Cepat, Kewaspadaan Jadi Kunci
Kemunculan Bibit Siklon Tropis 93S kembali menegaskan bahwa dinamika cuaca di wilayah Indonesia sangat dipengaruhi sistem global di sekitarnya.
Artikel Terkait
Dari Tahta Juara ke Ruang Perawatan: Musim Kelam Jorge Martin di MotoGP
Kisah Bentoel: Berawal dari Mimpi Ong Hok Liong hingga Jadi Raksasa Rokok Indonesia
OTT KPK Seret Tiga Jaksa di HSU, Kejagung Nonaktifkan Kajari, Kasi Intel, dan Kasi Datun
Film TIMUR Sisihkan Keuntungan Tiket untuk Korban Banjir Sumatera, Raffi Ahmad: Kita Mungkin Tak Sedarah, Tapi Bersaudara
Raffi Ahmad dan Film TIMUR Salurkan Hasil Tiket untuk Korban Bencana Sumatera, Wujud Nyata Kepedulian Perfilman Indonesia
Miris! Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang Terpaksa Gunakan Air Sisa Banjir untuk Memasak
Perkembangan Karakter Sanji: Pria yang Menolak Jadi Mesin Perang di Dunia Bajak Laut One Piece
Lengkap! Jadwal Misa Natal 2025 di Semarang, dari Malam Natal hingga Hari Raya
Ide Caption Natal 2025 untuk Percantik Feed Instagram, Inspiratif dan Estetik!
Kumpulan Ucapan Selamat Natal 2025 Penuh Makna, Hangat, dan Menyentuh Hati