Luka Tak Terasa Demi Bertahan Hidup
Rasa sakit akibat duri dan medan tajam seakan tak lagi dirasakan. Fokus utama mereka hanyalah membawa pulang bahan makanan untuk keluarga yang menunggu di pengungsian.
“Kadang kaki kena duri pun sudah tidak terasa,” tutupnya.
Perjuangan warga Sibolga ini menjadi gambaran nyata betapa beratnya akses distribusi bantuan di wilayah yang terisolasi pascabencana. Di tempat-tempat seperti ini, perjuangan untuk sekadar mendapatkan makanan sering kali harus dibayar dengan risiko keselamatan jiwa.***
Artikel Terkait
Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN yang Bongkar Penyelundupan Sabu 2 Ton Senilai Rp5 Triliun di Kamboja
JPP Bahas Kerangka Nasional HA/DR, Aisha Rasyidila Tekankan Peran Militer dan Integrasi Teknologi Bencana
Peran TNI dalam Penanganan Banjir Sumatera Disorot JPP, Alutsista Dinilai Krusial tapi Tetap Bersifat Pendukung
Sekolah Hancur Diterjang Banjir, Semangat Belajar Siswa SD di Aceh Tengah Tuai Haru
Viral di Medsos, Ibu dan Anak Akhirnya Bertemu Usai Terpisah Pascabanjir Sumatera