Dirut KCI Diganti di Tengah Ramai Kasus Tumbler Hilang, Begini Penjelasan Pihak KAI Commuter

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 28 November 2025 | 21:40 WIB
KCI mengganti Dirut di tengah viralnya kasus tumbler hilang di KRL. Pihak KAI Commuter tegaskan rotasi direksi tidak terkait insiden tersebut (PT KAI)
KCI mengganti Dirut di tengah viralnya kasus tumbler hilang di KRL. Pihak KAI Commuter tegaskan rotasi direksi tidak terkait insiden tersebut (PT KAI)

TITIKTEMU.CO – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan perombakan jajaran direksi dengan mengganti Direktur Utama Asdo Artriviyanto dan menunjuk Mochamad Purnomosidi sebagai pucuk pimpinan baru per Kamis (27/11). Pergantian ini berlangsung di tengah ramainya kasus viral penumpang KRL yang kehilangan tumbler Tuku.

“Alhamdulillah, mulai hari ini saya diberi amanah untuk memimpin KCI sebagai Direktur Utama,” ujar Purnomosidi, pada Kamis (27/11).

Namun, VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, menegaskan perubahan direksi tersebut tidak ada kaitannya dengan persoalan tumbler yang sedang menjadi perbincangan publik. Ia menjelaskan, rotasi pimpinan dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi yang rutin dilakukan perusahaan.

Baca Juga: Audit Internal PBNU 2022 Viral: Sorotan Dugaan Penyimpangan Keuangan hingga Indikasi TPPU Rp100 Miliar

“Tidak ada hubungannya dengan kehilangan tumbler. Ini murni rotasi rutin,” jelas Karina.

Sebelumnya, Purnomosidi menjabat sebagai Executive Vice President LRT Jabodebek. Dengan perpindahan ini, posisi pimpinan tertinggi di LRT Jabodebek kini kosong, dan pihak terkait telah membenarkan kondisi tersebut.

Kasus Tumbler Hilang Masih Diselidiki

Sebelumnya, seorang penumpang KRL mengaku kehilangan tumbler miliknya sehingga viral di media sosial. Isu itu semakin memanas setelah muncul kabar bahwa seorang petugas KRL diberhentikan akibat kasus tersebut. Banyak warganet menyuarakan dukungan bagi petugas yang disebut telah beritikad baik mengganti tumbler tersebut.

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Minta 1 Tahun Benahi Bea Cukai, Ancaman Pembekuan DJBC Jika Reformasi Gagal

Menanggapi isu tersebut, Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menegaskan bahwa perusahaan masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan fakta kejadian.

Ia menolak anggapan bahwa KAI Commuter melakukan pemecatan staf terkait, karena perusahaan memiliki prosedur kepegawaian yang jelas dan tetap mengikuti ketentuan ketenagakerjaan.

“Sebagai langkah awal, kami sudah berkoordinasi dengan mitra penyedia petugas front liner,” kata Karina dalam keterangan resmi.

Baca Juga: KPK Beberkan Progres Pembebasan Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Usai Dapat Rehabilitasi Presiden

Karina kembali menegaskan bahwa tidak ada pemberhentian terhadap petugas KRL sebagaimana yang ramai diberitakan di dunia maya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X