Dolfie menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak akan meningkat tanpa kebijakan sektoral yang menghasilkan nilai tambah nyata bagi perekonomian.
Ia meminta Kementerian Keuangan mendorong kementerian teknis merumuskan kebijakan inovatif yang berdampak pada produktivitas dan penciptaan nilai.
“Sektor-sektor itu harus didorong membuat kebijakan yang memberi nilai tambah,” jelasnya.
Jika kementerian hanya berfokus pada konsumsi lewat APBN, lanjutnya, maka angka pertumbuhan ekonomi akan stagnan pada level yang sama.
Baca Juga: Bandara IMIP Morowali Tanpa Petugas Bea Cukai? Begini Respons Tegas Purbaya dan TNI
Peran Kemenkeu untuk Dorong Reformasi Kebijakan
Dolfie mengingatkan bahwa Kemenkeu tidak hanya mengelola APBN, tetapi juga memiliki peran strategis mendorong reformasi kebijakan lintas sektor.
“Kalau kementerian hanya menghabiskan APBN, tidak akan ada dorongan untuk pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Sebaliknya, ketika kementerian teknis diminta menyusun kebijakan yang mampu menciptakan nilai tambah, maka sektor-sektor usaha bisa memberikan kontribusi lebih besar terhadap PDB.
Kritik Komisi XI DPR RI membuka kembali diskusi penting mengenai arah pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025.
Dengan hanya satu sektor yang dianggap sesuai target, kebutuhan akan kebijakan sektoral yang lebih berorientasi pada penciptaan nilai tambah menjadi semakin mendesak.
Pemerintah, melalui Kemenkeu dan kementerian teknis lainnya, diharapkan mampu menyusun langkah konkret agar target ambisius RPJMN 2025–2029 tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi benar-benar tercapai dan mendorong kualitas pertumbuhan ekonomi nasional.**
Artikel Terkait
Purbaya Bongkar Peta Jalan Ekonomi: Target 8 Persen Bukan Ambisi, Tapi Titik Awal Menuju Indonesia Maju
Gaji ASN 2026 Naik? Purbaya Buka Suara, Kemenkeu Masih Hitung Kemampuan Negara
Jejak Pagi di Kampus IPB: Kisah Masa Kecil Purbaya yang Membentuk Sosok Menkeu Tangguh
Di Balik Ramai Baju Bekas: Dukungan Ekonom untuk Langkah Tegas Menkeu Purbaya Jaga Industri Lokal
KUHAP Baru Jadi Sorotan: YLBHI Ingatkan Kewenangan Bea Cukai Bisa Tergerus, Purbaya Diminta Baca Ulang Aturan
Pemerintah Pastikan LPG Aman untuk Nataru: Pertemuan Purbaya–Bahlil Ungkap Hitungan Baru
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahas Keamanan Pasokan LPG untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Kasus Pajak Suryo Utomo Diusut Kejagung, Begini Respons Tegas Purbaya Yudhi Sadewa
Bandara IMIP Morowali Tanpa Petugas Bea Cukai? Begini Respons Tegas Purbaya dan TNI
Purbaya Yudhi Sadewa Minta 1 Tahun Benahi Bea Cukai, Ancaman Pembekuan DJBC Jika Reformasi Gagal