Tito Karnavian Sindir Daerah yang Panik Dana Turun: Jangan Cuma Lihat Angka, Lihat Otak Anggaranmu!

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:05 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah melakukan efisiensi pengelolaan keuangan.  (jogja.polri.go.id)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah melakukan efisiensi pengelolaan keuangan. (jogja.polri.go.id)

Ia bahkan mencontohkan Kabupaten Lahat yang berhasil menghemat hingga Rp425 miliar hanya dengan memangkas belanja birokrasi dan mengalihkannya ke program nyata bagi warga.

“Artinya bisa. Tinggal niat dan keberanian untuk berubah,” tambahnya.

Baca Juga: IFG Umumkan Pemenang Journalist Writing Competition 2025: Apresiasi Kreativitas Jurnalis dalam Menggaungkan Literasi Asuransi

Belajar dari Krisis: Efisiensi Bukan Hal Baru

Tito juga mengingatkan bahwa efisiensi bukan konsep asing.

Saat pandemi COVID-19, seluruh daerah sempat menghadapi kondisi serupa—pendapatan menurun drastis, anggaran dipotong, tapi roda pemerintahan tetap berputar.

“Kita semua pernah ngalamin. Pendapatan turun, semua dirasionalisasi, tapi toh kita bisa survive,” kenangnya.

Dari Keluhan ke Keteladanan

Pesan Tito sederhana tapi tajam: berhenti mengeluh soal dana, mulai berpikir soal efektivitas.

Karena sejatinya, kekuatan daerah tidak hanya di jumlah anggarannya, tapi di cara mereka mengelolanya.

Kalau dulu banyak daerah sibuk mencari siapa yang salah, kini waktunya mencari apa yang bisa diperbaiki.

Karena pada akhirnya, uang memang penting — tapi akal sehat dalam menggunakannya jauh lebih berharga.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X