Sumber Ledakan Isu: Pernyataan Mahfud MD
Dugaan korupsi proyek Whoosh pertama kali meledak setelah Mahfud MD—mantan Menko Polhukam—membuka pernyataan mengejutkan dalam sebuah video YouTube.
Ia menyebut adanya dugaan mark-up hingga tiga kali lipat dalam anggaran pembangunan KCJB.
Mahfud mengungkap bahwa biaya pembangunan per kilometer di Indonesia mencapai 52 juta dolar AS, sementara di Tiongkok hanya sekitar 17–18 juta dolar AS per kilometer.
Selisih angka yang sangat jauh ini memunculkan dugaan kuat bahwa ada permainan anggaran yang merugikan negara.
Baca Juga: Panggung Politik Gaya: Di Balik Fenomena Purbaya Everywhere dan Arah Kebijakan Ekonomi
Banyak Mata Kini Melihat ke Arah KPK
Publik kini menunggu: apakah KPK benar-benar akan menuntaskan penelusuran dugaan korupsi Whoosh?
Ataukah kasus ini hanya akan menjadi headline sementara lalu menguap begitu saja?
KPK berjanji tetap independen dan memastikan kasus ini ditangani berdasarkan bukti, bukan tekanan politik.
Namun, mengingat proyek Whoosh menyedot dana publik dalam jumlah besar, wajar jika publik menuntut transparansi.
Apapun hasil akhirnya, satu hal pasti: kasus Whoosh bukan sekadar soal rel dan kereta cepat, tetapi soal kepercayaan publik terhadap tata kelola proyek strategis nasional.***
Artikel Terkait
Visa Umrah 2025: Panduan Lengkap Pengurusan, Jenis Visa, Biaya, hingga Risiko yang Wajib Dipahami
Fenomena Paylater Society: Solusi Keuangan atau Jalan Cepat ke Jeratan Utang?
Investasi vs Nabung: Mana yang Lebih Aman di Tengah Ekonomi Tidak Stabil?
Fenomena “Purbaya Everywhere”: Gaya Koboi Menkeu dan Pro-Kontra di Balik Optimisme Ekonomi 8 Persen
Panggung Politik Gaya: Di Balik Fenomena Purbaya Everywhere dan Arah Kebijakan Ekonomi
Melawan Krisis Tiga Lapis, WWF-Indonesia dan KLH/BPLH Wujudkan Ekonomi Sirkular untuk Bumi
Burden Sharing Dihentikan: Langkah Tegas Menkeu Purbaya Memagari Independensi BI dan Stabilitas Fiskal
Digital Nomad Lifestyle: Mitos Kebebasan Finansial atau Realita Kerja Keras?
Financial Anxiety: Ketika Uang Jadi Sumber Stres Utama Generasi Muda
10 Drakor Tayang November 2025, dari Last Summer hingga Taxi Driver 3