Darurat Judi Online di Jakarta: Dari Data PPATK, Bansos Bocor, hingga Peringatan Hukum

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 27 Oktober 2025 | 09:05 WIB
Wagub DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan sebanyak 602 ribu warga Jakarta teridentifikasi terlibat dalam aktivitas judol.  (Instagram/si.rano)
Wagub DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan sebanyak 602 ribu warga Jakarta teridentifikasi terlibat dalam aktivitas judol. (Instagram/si.rano)

TITIKTEMU.CO - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membeberkan fakta mengejutkan soal fenomena judi online yang semakin mengakar di tengah masyarakat ibu kota.

Berdasarkan data resmi yang diperoleh dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terdapat 602 ribu warga Jakarta yang teridentifikasi terlibat dalam aktivitas judi online, dengan total perputaran uang mencapai Rp3,12 triliun.

Angka fantastis tersebut menunjukkan bahwa judi online sudah bukan lagi masalah kecil, melainkan krisis sosial yang serius.

Pengungkapan ini disampaikan Rano dalam acara “Podcast on the Spot” di gelaran Pameran Kinerja dan Publikasi Keterbukaan Informasi Publik Kejaksaan RI 2025, Minggu 26 Oktober 2025.

“Data PPATK menunjukkan angkanya mengkhawatirkan—602 ribu warga Jakarta bermain judi online, dan transaksi tembus trilunan. Ini situasi serius,” kata Rano.

Baca Juga: Utang Raksasa Kereta Cepat Whoosh Jadi Sorotan: Kontrak Gelap, Bunga Tinggi, Jalan Keluar Buntu?

Fenomena Judi Online Disebut Akibat Gegar Budaya Digital

Menurut Rano, maraknya judi online tidak lepas dari dampak negatif kemajuan teknologi yang berkembang tanpa kontrol memadai.

Ia menyebut fenomena ini sebagai bagian dari gegar budaya digital, sebuah kondisi yang telah diprediksi sejak puluhan tahun lalu namun kini benar-benar terjadi.

“Kita sedang menghadapi guncangan budaya terbesar di era digital. Masalahnya bukan teknologi, tapi akses ke perjudian online yang sangat terbuka—hanya satu klik,” ujar Rano.

Baca Juga: Kursi Panas Timnas Indonesia Lowong: Era Kluivert Berakhir, Garuda Masih Mencari Arah Baru

Ribuan Penerima Bansos Ikut Bermain Judi Online

Lebih mengejutkan lagi, Rano mengungkap bahwa sekitar 5.000 pelaku judi online di Jakarta merupakan penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Provinsi.

Mereka tercatat menerima berbagai program bantuan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga subsidi BPJS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X