Mengapa Utang Kereta Cepat Membengkak?
Awalnya, proyek kereta cepat Jakarta–Bandung Woosh digadang sebagai simbol kemajuan transportasi nasional. Namun dalam perjalanannya, biaya proyek ini terus membengkak.
Beberapa faktor penyebabnya antara lain perubahan desain jalur, penyesuaian lahan, dan tambahan infrastruktur baru di sekitar stasiun. Selain itu, performa keuangan KCIC juga belum menunjukkan hasil positif.
Pada tahun 2024, KCIC tercatat mengalami kerugian hingga Rp4,2 triliun. Hingga pertengahan tahun 2025, angka kerugian bertambah sebesar Rp1,65 triliun.***
Artikel Terkait
Rapor Rahasia 5 Bank BUMN: Siapa Paling Gesit Salurkan Rp200 Triliun Dana Pemerintah?
Ketua Komisi XI DPR Ingatkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jaga Gaya Komunikasi dan Fokus pada Kebijakan Ekonomi Nasional
Dibuka! Jadwal dan Syarat Pendaftaran PPG Calon Guru 2025/2026, Cek Syarat dan Tahapan Seleksinya
Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-74 Presiden Prabowo Subianto yang Sarat Makna
Pertamina Segera Umumkan Kerja Sama Impor BBM dengan SPBU Swasta, Keputusan Diumumkan Malam Ini
Wamenkes Baru Ditugaskan Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Fokus Tekan Masalah Kesehatan Nasional