Sebagai langkah antisipasi, Kemlu juga memberikan nomor darurat KBRI Dhaka dan Konsulat Kehormatan RI di Kathmandu yang bisa dihubungi kapan saja.
Latar Belakang Situasi di Nepal
Sebelumnya, Nepal dilanda gejolak politik dan aksi protes besar-besaran yang berujung rusuh.
Aksi pembakaran dan bentrokan menyebabkan sedikitnya 22 orang meninggal dan 200 orang lainnya luka-luka.
Situasi makin memanas hingga akhirnya militer mengambil alih kekuasaan setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli, Presiden Ram Chandra Poudel, dan sejumlah pejabat tinggi mengundurkan diri.***
Artikel Terkait
Apple Rilis iPhone 17, Apakah iPhone 16 Masih Layak Dibeli?
Hollow Knight: Silksong Resmi Rilis, Ini Alasan Kenapa Gamer Antusias Menunggu
Prabowo-DascoLakukan Pertemuan Empat Mata di Istana, Bahas Apa?
Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra: Bodi Lebih Tipis, Kamera Makin Menonjol
Mahfud MD Beberkan Alasan Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Prabowo dan Kisah Pilu Usai Rumah Dijarah
Ricuhnya Revolusi Gen Z di Nepal: Demo Berujung Serangan ke Gedung Parlemen, Puluhan Tewas dan Pemerintah Runtuh
Erick Thohir Respons Kritik Pelatih Timnas U-23, Siapkan Regulasi Baru Liga hingga Piala Presiden 2026
Profil Ferry Irwandi, dari PNS, Konten Kreator, Malaka Project hingga dugaan Tindak Pidana oleh Dansatsiber TNI
Kemhan Laporkan Tempo ke Dewan Pers, Bantah Menhan Usulkan Darurat Militer
Perbandingan iPhone 17 dan iPhone Air: Spesifikasi, Fitur,dan Harga, Pilih Mana?