Sekitar 85% penduduk dunia bisa menyaksikan gerhana bulan total ini. Wilayah pengamatan terbaik mencakup Asia, Australia, Afrika bagian timur, hingga sebagian Eropa. Indonesia menjadi salah satu lokasi utama dengan visibilitas sempurna dari awal hingga akhir.
8. Bulan Tampak Lebih Besar
Menariknya, fenomena ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Bulan mencapai perigee, titik terdekatnya dengan Bumi. Bulan akan terlihat sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan biasanya.
9. Aman Dilihat Langsung
Berbeda dengan gerhana Matahari yang berbahaya bila dilihat tanpa pelindung, Blood Moon sepenuhnya aman diamati dengan mata telanjang.
10. Penuh Mitos dan Makna Spiritual
Selain penjelasan ilmiah, banyak budaya di dunia yang mengaitkan Blood Moon dengan mitos atau tanda spiritual. Ada yang menganggapnya sebagai pertanda perubahan besar, bencana, hingga simbol akhir zaman.
Meski begitu, sains menjelaskan bahwa fenomena ini murni efek atmosferik dan tidak ada hubungannya dengan malapetaka.***
Artikel Terkait
Gerhana Matahari Hibrida Terjadi 20 April 2023. Begini Tata cara Shalat Gerhana lengkap dengan bacaan Niatnya
Minggu Malam Ini Akan Ada Gerhana Bulan, Kemenag Ajak Shalat Gerhana
Gerhana Bulan Dini Hari Ini , Ayo Shalat Gerhana
Ada Gerhana Bulan, Ini Niat Dan Tata Cara Shalatnya
Daftar Gerhana Matahari 2024: Ini Tanggal Bulan dan Lokasi untuk Menyaksikannya
Apa Itu Gerhana Bulan Penumbra yang Akan Terjadi pada 25 Maret? Cek Jadwal dan Lokasinya
Gerhana Matahari 2 Agustus Jam Berapa? Durasi Terpanjang 6 Menit 23 Detik dalam 100 Tahun