Dengan suara bergetar, Amanda Syahwaldi menuturkan kesedihannya.
“Ini Kasi-ku kodong… dia wakili ka, terjebak ki api, lompat ki turun, astagfirullah,” ucapnya.
Ucapan itu menggambarkan betapa berat kehilangan seorang rekan kerja sekaligus sosok pengabdi masyarakat.
Kerusuhan ini tidak hanya meninggalkan kerugian fisik berupa gedung DPRD yang terbakar, tapi juga luka mendalam karena adanya korban jiwa.
Tragedi ini jadi pengingat bahwa unjuk rasa yang seharusnya menjadi wadah menyuarakan aspirasi, bisa berubah menjadi bencana kemanusiaan jika tidak terkendali.***
Artikel Terkait
Mendag Soroti Bisnis Waralaba: Lokal Lebih Banyak, Asing Lebih Tenar
Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni Kini Anggota Komisi I, Buntut Pernyataan 'Orang Tolol Sedunia'?
Tanggapi Insiden Barakuda Tabrak Pendemo, Mahfud MD Ingatkan Akar Masalah Ada di Pejabat Korup
KPI Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Affan Kurniawan saat Aksi Demonstrasi, Ingatkan Pentingnya Profesionalisme Penyiaran
IHSG Melemah Hampir 2 Persen, Analis Sebut Demo di Jakarta Dinilai Jadi Faktor Utama
Viral Video Baju Murah dari China Banjiri Indonesia, Mendag Janji Lakukan Penelusuran
JNE Resmikan Gerai Pertama di IKN, Pengiriman Kini Hanya 1–2 Hari
Laode Sulaeman Resmi Dilantik Jadi Dirjen Migas, Akhiri Kekosongan Jabatan Sejak Februari 2025
Setting Spray vs Setting Powder: Perbedaan, Cara Memilih, dan Rekomendasi Produk Terbaik
Apple Akan Buka Developer Academy Baru di Jakarta 2026, Perkuat Talenta Digital Indonesia