Laode Sulaeman Resmi Dilantik Jadi Dirjen Migas, Akhiri Kekosongan Jabatan Sejak Februari 2025

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 22:14 WIB
Momen pelantikan Laode Sulaeman (kiri) oleh Bahlil Lahadalia (kanan) sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas).  (Instagram/kesdm)
Momen pelantikan Laode Sulaeman (kiri) oleh Bahlil Lahadalia (kanan) sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas). (Instagram/kesdm)

TITIKTEMU.CO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya memiliki Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) baru setelah kursi tersebut kosong selama beberapa bulan terakhir.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia secara resmi melantik Laode Sulaeman sebagai Dirjen Migas di Kantor Kementerian ESDM, Jumat, 29 Agustus 2025.

“Saya melantik Dirjen Migas yang dalam beberapa bulan terakhir kosong, yaitu Pak Laode Sulaeman. Beliau sejak awal berkarier di ESDM, khususnya di Migas, dan juga pernah bertugas di Lemigas. Jadi, beliau bukan orang luar,” ujar Bahlil.

Baca Juga: JNE Resmikan Gerai Pertama di IKN, Pengiriman Kini Hanya 1–2 Hari

Menurut Bahlil, penunjukan Laode memiliki dasar yang kuat. Pengalaman panjangnya di bidang migas diyakini akan mendukung program ketahanan dan swasembada energi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menekankan agar Laode segera menjalin kerja sama erat dengan SKK Migas serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam mempercepat proyek strategis nasional.

Selain itu, Bahlil memberi pesan khusus mengenai reformasi tata kelola sektor migas, terutama dalam hal percepatan lelang wilayah kerja yang selama ini dinilai menjadi hambatan.

Baca Juga: IHSG Melemah Hampir 2 Persen, Analis Sebut Demo di Jakarta Dinilai Jadi Faktor Utama

“Dirjen Migas juga harus memastikan alokasi gas, baik untuk kebutuhan domestik maupun pasar luar negeri, agar bisa berjalan seimbang,” tambahnya.

Sebelum dipercaya memimpin Ditjen Migas, Laode menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas sejak 2022. Ia berhasil terpilih setelah melalui seleksi bersama empat kandidat lain: Alimuddin Baso, Julian Ambassadur Shiddiq, Mirza Mahendra, dan Noor Arifin Muhammad.

Pelantikan ini sekaligus mengakhiri kekosongan posisi strategis yang terjadi sejak Achmad Muchtasyar dinonaktifkan pada 10 Februari 2025. Dengan pengisian jabatan Dirjen Migas, pemerintah berharap percepatan agenda energi nasional kembali berjalan optimal.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: esdm.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X